Polres Batang canangkan Kampung Tangguh Nusantara Candi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jateng – Pencanangan Kampung Tangguh Nusantara Candi oleh Kapolres Batang AKBP Abdul Waras bertempat di Kelurahan Kasepuhan dan Balai Desa Denasri Kulon, Kamis ( 25/6/20 ).

Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu yang di wakili Kasdim Batang Mayor Inf Raji menghadiri pencanangan Kampung Tangguh Nusantara Candi bersama Forkopimda, muspika, serta warga, yang diinisiasi oleh Polres Batang.

Ini merupakan upaya keseriusan warga dalam menangkal penyebaran virus Corona (Covid-19). Yang sebelumnya pencanangan telah berjalan di beberapa Kelurahan atau desa se Kabupaten Batang.

Bupati Batang H Wihaji menyampaikan, ini merupakan inisiasi dari polres Batang yang membantu mensuport dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

Dengan banyaknya warga kecamatan Batang, menjadi tolak ukur bagaimana ketaatan kita dalam mengikuti panduan new normal dari berbagai kegiatan, terang Bupati.

Lanjutnya, pada hari ini adalah finalisasi tentang protokol kesehatan bagaimana penyelenggaraan di bidang keagamaan. Di antara 35 kabupaten kota di Jawa Tengah, Batang masih berada di tengah-tengah walau tergolong tidak sedikit yang terkena covid-19.

“Jangan sampai new normal nanti menjadi probelm baru, klaster baru, tetapi kita harus mulai berdamai dengan Covid. Jangan takut covid, tetapi dengan catatan kita harus menjaga protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tutur Wihaji.

“Mulai hari ini kita wajib pakai masker, agar terus di sosialisasikan sampai ke unsur paling bawah.”

“Masker ku menjagamu dan mMsker mu menjaga ku”.

Program ini akan kita lokalisir ke kampung-kampung, kebawah dukuh-dukuh tangguh Nusantara, sehingga mengurangi beban. Secara tehnis protokol kesehatan di rencanakan dengan baik,” kata Wihaji.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Batang menyampaikan, bahwa inisiasi ini tanpa suport dari pemerintah Kabupaten Batang dan Kodim 0736/Batang tidak dapat berjalan dan lebih lagi tanpa suport dari seluruh komponen masyarakat.

“Pencanangan ini guna menggugah kebersamaan kita sesuai slogan Kabupaten Batang ”Guyub Rukun Mbangun Batang”. Sesuai program bapak Presiden tentang new normal, kita bukan menganggap kehidupan kembali ke yang lalu.

“Virus ini jangan di anggap tidak ada, bukan kita menyerah dengan covid, namun menyesuaikan dengan protokol-protokol kesehatan. Kami berharap bukan Kampung Tangguh Nusantara Candi bukan hanya formalitas saja,” ungkap Abdul Waras.

 

Reporter: Irul /Herry

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *