OKIA Desak Pemkab Mimika batalkan hasil seleksi peserta calon siswa IPDN

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Organisasi Kaum Intelektual Amungsa (OKIA) Kabupaten Mimika, Papua mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk membatalkan hasil seleksi peserta yang dinyatakan memenuhi syarat verifikasi dokumen persyaratan Administrasi untuk mengikuti seleksi penerimaan calon praja
Institut Pemerintahan Dalam Negeri IPDN Tahun 2020.

Sebab, dari daftar nama Peserta yang telah dinyatakan lolos dokumen administrasi tidak ada keterwakilan dari warga asli Kabupaten Mimika yakni suku Amungme dan Kamoro.

“Setelah kami melihat daftar nama hasil seleksi penerimaan IPDN. Menyakitkan, karena tidak ada dari suku Amungme dan Kamoro. Padahal mereka adalah masa depan Mimika,” kata Yohanis Kemong yang didampingi wakil Ketua OKIA Mimika saat Jumpa Pers di Timika, Sabtu, (27/6).

Yohanis Kemong yang juga sebagai pendiri OKIA Mimika menduga, nama-nama yang lolos tahap administrasi IPDN di Mimika merupakan titipan dari oknum-oknum yang ada di Pemkab Mimika.

“Kami minta Pemkab Mimika membatalkan nama-nama hasil seleksi IPDN Kabupaten Mimika Tahun 2020. Kalau tidak, kami (OKIA-red) akan palang dan tutup Kantor Bupati,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Antonius Tapipea, ST selaku Wakil Ketua OKIA menambahkan, keberadaan IPDN di Papua sejatinya untuk memudahkan masa depan putera-puteri orang asli papua (OAP) namun kenyataan di lapangan berbeda.

“Kenyataanya yang kita lihat di Kabupaten Mimika ini, tidak ada satupun keterwakilan dari Amungme Kamoro yang lolos administrasi IPDN. Padahal ini baru tahap proses berkas, apakah mereka (Anak Amungme Kamoro-red) tidak ada yang sekolah? itu penghinaa buat kami,” ujarnya.

Selaku Wakil Ketua OKIA Mimika, Antoinus menyatakan, OKIA mendesak Pemkab Mimika untuk mengkaji ulang Daftar Nama yang ada untuk dimasukkan peserta keterwakilan dari warga pribumi Mimika, bila tidak maka daftar tersebut harus dibatalkan.

“Minimal ada (keterwakilan Amungme-Kamoro-red), mau 10 ataupun 2 orang yang penting ada. Kalau tidak kita akan demonstrasi besar-besaran dan palang kantor bupati,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 1.631 nama-nama peserta calon IPDN tahun 2020 dari Kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Papua telah diumumkan melalui daftar keputusan rektor IPDN
Nomor : 810-288 Tahun 2020
Tangaal : 26 Juni 2020
Tentang : peserta yang memenuhi syarat verifikasi dokumen persyaratan administrasi seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2020. Ditandatangani Rektor IPDN, Hadi Prabowo.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *