13.004 orang ikuti Rapid Tes di Mimika, 1.771 orang reaktif. Begini selengkapnya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mimika, Papua telah melakukan pemeriksaan tes anti body atau rapid test virus corona terhadap 988 warga Timika sejak Tanggal 23 Juni 2020 lalu. Hasilnya 81 orang ditemukan reaktif berdasarkan Rapid Test Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Reynold Ubra selaku Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Mimika, Papua.

“Dari jumlah 900 orang itu, sebanyak 81 orang dinyatakan reaktif berdasarkan alat rapid test,” kata Jubir Renynold melalui video conference yang difasilitasi oleh Diskominfo Mimika, pada Minggu, (28/6) malam.

Diterangkan, berdasarkan pengamatan pihaknya sejak 5 hari terakhir, angka reaktif Rapid Tes mengalami peningkatan dibanding dengan pada saat penerapan pembatasan sosial diperluas diperketat (PSDD) beberapa waktu yang lalu.

Ubra menambahkan, bila dihitung sejak awal peredaran Covid-19 hingga saat ini, jumlah keseluruhan orang yang telah mengikuti pemeriksaan rapid tes di Kabupaten Mimika, Papua mencapai 13.004 orang, dan ditemukan sebanyak 1.771 positif atau reaktif berdasarkan alat rapid tes.

Sebagai informasi, Pemkab Mimika saat ini tengah memberlakukan kesiapan menuju pada tatanan kehidupan baru atau menuju new normal ditengah Pandemi Covid-19 dan dijadwalkan akan berakhir pada tanggal 2 Juli 2020 mendatang.

“Kita sudah 4 kali menerapkan masa pembatasan sosial. Tanggal 2 Juli mendatang bisa saja berakhir dan kita memasuki tahapan new normal. Namun tergantung beberapa hari kedepan. Saya sangat yakin, Tanggal 2 Juli 2020 nanti kasus akan menurun,” terang Ubra.

Jubir menambahkan, meskipun nantinya mulai diterapkan New Normal pihaknya akan tetrus bergerilya untuk melacak peredaran Pandemi Covid-19 di Mimika.

Untuk diketahui, Update perkembangan penyerbaran Covid-19 di Mimika per Hari Minggu, 28 Juni 2020 diantaranya. Jumlah kasus sebayak 389 kasus. Terdiri dari 75 orang sedang dirawat, 308 orang dinyatakan sembuh dan 6 orang tercatat meninggal dunia.

Sedangkan jumlah PDP aktif saat ini tersisa 14 orang, kemudian ODP aktif berjumlah 567 orang dan OTG yang masih dipantau mencapai 1245 orang.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *