Kades ngaku wartawan, Tim media datangi Kabiro Gemantara News Lampung Timur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Adanya pengakuan dari seorang Kepala Desa Tegal Yoso Lampung Timur sebagai wartawan GemantaraNews. Guna memastikan atas kejadian tersebut, tim media menemui Kepala Biro wilayah Lampung Timur Media GemantaraNews,Selasa (30/6/2020).

Saat ditemui dikediamannya, FX Nainggolan Kepala Biro GemantaraNews wilayah Lampung Timur bersama jajarannya mengatakan, atas pernyataan Kepala Desa Tegal Yoso sebagai wartawannya tidak benar.

“Saya selaku Kabiro GemantaraNews sangat menyesalkan atas pernyataan M. Yani Kades Tegal Yoso itu. Jikapun dia sebagai wartawan kami harus dibuktikan dengan surat tugas jurnalis, KTA (Kartu Tanda Anggota ) dan nama ada didalam box redaksi. Apalagi dia sudah menjadi seorang kepala desa/pejabat publik tidak dibenarkan rangkap jabatan,” kata Nainggolan.

Nainggolan menambahkan, selain itu ada pernyataan Kades Tegal Yoso mengakui bahwa seluruh Kades di Kecamatan Purbolinggo semua wartawan GemantaraNews. Maka atas kejadian itu ia selaku Kabiro GemantaraNews akan memanggil Kades Tegal Yoso dan berjanji menyelesaikan permasalahan itu.

“Agar tidak berkepanjangan permasalahan ini, saya akan memanggil Kades Tegal Yoso dan pertemukan agar masalah ini selesai dan tidak simpang siur. Sebab pernyataan itu bisa menjadi masalah besar yang dapat melukai teman-teman wartawan/insan pers. Terpenting adalah kami tidak ingin media GemantaraNews seolah-olah memback up/membekingi seluruh kades di kecamatan Purbolinggo ini,” tambah Nainggolan.

Pada akhir kesempatan, Nainggolan juga membuka jalan bagi rekan-rekan pers menjalankan tugas di wilayah Purbolinggo.

“Silahkan, jika rekan-rekan wartawan ada temuan permasalahan di wilayah Purbolinggo. Sebagai Kepala Desa juga jangan risih jika kita bersih, artinya jangan takut jika didatangi wartawan saat dikonfirmasi jika tidak ada masalah,” tutupnya.

Dalam hal ini sudah jelas kesalahan yang telah dilakukan Kepala Desa Tegal Yoso Lampung Timur. Telah melakukan pembohongan publik, mengaku seorang wartawan dari media GemantaraNews. Pembuktiannya setelah dilakukan croscek nama tidak ada didalam box redaksi.

Ada dugaan dengan mengaku sebagai wartawan Kades Tegal Yoso dapat menakut-nakuti masyarakat agar semua kegiatan pekerjaan didesa tersebut tidak ada warganya yang berani mengkoreksi.

 

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *