Laporan hasil TCM 10 sampel dari RSUD Tarakan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan menginformasikan hasil Pemeriksaan TCM (tes cepat molukuler) dari RSUD Tarakan terhadap 10 Sampel yang dikirimkan.

Dari hasil 10 sampel yang dirim, dilaporkan, 2 Orang untuk sampel Follow up pasien konfirmasi positif antara lain Pasien NNK#36 dan NNK#38 dan hasilnya masih positif atau belum bisa dinyatakan sembuh.

Sementara 8 orang yang sampel positif reaktif rapid test yang dilanjutkan dengan pengiriman sampel untuk diagnosa melalui TCM dan kesemuanya hasilnya dinyatakan Negatif.

Selanjutnya disampaikan informasi terbaru tentang Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID – 19 Pusat No. 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Surat Edaran Nomor 7 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif Aman COVID-19 ada perubahan persyaratan yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat antara lain,

Masa Berlaku untuk pemeriksaan PCR atau Rapid test bagi pelaku perjalanan berlaku selama 14 hari yang tadinya untuk PCR 7 hari dan Rapid test 3 hari.

Ketentuan ini berlaku sejak ditetapkan pada tanggal 26 Juni 2020.

Dengan berlakunya edaran ini maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan akan menyesuaikan dengan ketentuan peraturan yang berubah.

Selanjutnya disampaikan juga bahwa sejak hari Jumat, 26 Juni 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melalui Tim BPBD, Satpol PP, Dinkes dan Petugas Pengamanan baik dari TNI dan POLRI sudah mulai melakukan penegakan disiplin secara persuasif bagi masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol Kesehatan.

Kegiatan ini akan berlangsung terus setidaknya 1 minggu kedepan untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan terutama di tempat-tempat umum, tempat usaha dan tempat tempat keramaian lainnya.

 

 

Reporter : Yuspal/hms

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *