Ngaku kurir, Resnarkoba Polres Nunukan amankan oknum PNS Dinas Perhubungan

  • Whatsapp
Kapolres Nunukan didampingi Iptu Karyadi SH. Kadubag Humas Pres Nunukan dan Ipda Adrianys Talik KBO Resnarkoba Polres Nunukan saat menggelar pres realis

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Kapolres Nunukan AKBP. Syaiful Anwar. SIK, didampingi KBO Resnarkoba IPDA Adrianus Talik dan Kasubag Humas Polres Nunukan Polda Kaltara IPTU. Muhammad Karyadi. SH jabatan menggelar Press Release pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika oleh Sat Resnarkoba Polres Nunukan. Selasa (30/6/20).

Dalam penangkapan tersebut jajaran Resnarkoba Polres Nunukan berhasil mengamankan barang bukti 950 gram narkotika jenis sabu diduga milik tersangka Bambang bersama tersangka Wahab oknum PNS dari Dinas Perhubungan yang mengaku disuruh Bambang untuk mengambil barang haram tersebut.

Kapolres menjelaskan, penangkapan dilakukan pada tanggal 22 Juli 2020 sekitar jam 21:30 Wita oleh tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Nunukan setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang mencurigakan dididuga membawa narkotika jenis sabu sedang berada disuatu penginapan di Jl. Tien Soeharto, Nunukan Timur

Berdasarkan informasi tersebut anggota Resnarkoba laksanakan lidik dengan mendatangi penginapan Sri Restu, dari sebuah kamar, Resnarkoba mengamankan satu orang laki-laki bernama Wahab Abdillah dan dari hasil pengeledahan badan dan barang bawaan ditemukan satu bungkus plastik putih transparan yang diduga berisi sabu, barang sabu tersebut disita petugas Polisi.

Lanjur Kapolres Nunukan, dari hasil interogasi didapat keterangan bahwa tersangka wahab disuruh oleh tersangka Bambang untuk mengambil barang sabu didalam kamar No.11 di penginapan Sri Restu, dalam pengambilan BB sabu tersebut tersangka dikendalikan dan diarahkan oleh Bambang.

Adapun posisi tersangka Bambang saat itu sedang berada didalam mobil toyota Avanza merah yang di parkir di pinggiran jalan dekat penginapan, setelah mengambil barang sabu dari dalam kamar penginapan tersangka Wahab berencana menyerahkan barang sabu tersebut kepada tersangka Bambang.

Pada saat Tim Opsnal menakap tersangka Wahab didepan penginapan Sri Restu tiba-tiba terdengar suara mobil Avanza warna merah melaju sangat kencang melarikan diri.

Tersangka Wahab mengatakan bahwa mobil yang melaju kencang tersebut adalah tersangka Bambang yang menyuruhnya saat itu mengambil barang bukti Sabu di dalam kamar penginapan,

Pengakuan tersangka Wahab baru pertama kali disuruh tersangka bambang mengambil sabu tersangka sebelumnya tidak tidak ada dijanjikan akan diberikan upah, tersangka Wahab sedianya diminta tolong oleh tersangka Bambang untuk mengambil barang, Wahab tidak mengetahui bahwa akan disuruh untuk mengambil barang sabu tersebut

Lajud Kapolres bahwa anggota Opsnal Sat Resnarkoba kemudian melakukan pengejaran kurang lebih 20 KM dari Nunukan hingga ke Nunukan selatan (Mamolo) sehingga tersangka Bambang berhasil ditangkap di Mamolo Tanjung Harapan Nunukan Selatan dan langsung di bawah ke Polres Nunukan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya

Adapun barang bukti tersangka Wahab yakni 1 bungkus plastik ukuran besar dengan berat broto kurang lebih 950 gram di dalam kantongan pastik dari penguasaan tersangka Wahab selain itu dua buah Handphone dan sebuah jam tangan

Sementara barang bukti (BB) tersangka Oknum Polisi tersangka Bambang dan 3 buah Handphone, 1 Atm BCA dan 1 unit mobil toyota Avanza warnah merah, ujar Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar.

Adapun pasal yang disangkakan yakni pasal 114 ayat (2) Subsidir UU RI NO.35 Th 2009 tentang Narkotika

Diduga keras melakukan percobaan atau pemufakatan jahat dalam tindak pidana untuk dijual, menjual, membeli, menerma dan menjadi perantara dalam jual beli menukar atau menyerahkan dan memiliki menyimpan, menguasai, dan menyediakan Narkotika Golongan jenis sabu

Pelaku di pidana dengan pidana mati, atau pidana penjara seumur hidup paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun.

 

 

Reporter : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *