Besok, Timika mulai terapkan Tatanan kehidupan Baru

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mulai besok, Jumat 3 Juli 2020 mulai memasuki tatanan kehidupan baru ditengah Pandemi Covid-19 atau dikenal dengan sebutan New Normal.

Penerapan New Normal disepakati melalui rapat bersama antar forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dipimpin Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE,. MH bertempat pada salah satu hotel di Timika Kamis (2/7).

“Hari ini kita sepakat untuk terapkan New Normal. Namun untuk sekolah dan tempat hiburan malam (THM-red) masih tetap ditutup, dan jangan lupa tetap dengan protokol kesehatan Covid-19,” kata Bupati Omaleng di Timika pasca menggelar rapat bersama, Kamis, (2/7).

Kendati demikian menurut Bupati, penerapan New Normal ini masih diujicoba selama 14 hari, terhitung sejak Jumat, 3 Juli 2020 dan dievaluasi kembali. Bila nantinya tidak ditemukan kasus baru, maka seluruh aktifitas akan kembali dibuka secara normal seperti sedia kala dengan protap Covid-19.

“Untuk penerbangan, kita buka bebas. Namun tetap perketat pemeriksaan terhadap penumpang yang datang di bandara. Kita uji coba selama 14 hari, kalau memang tidak ada kasus lagi, dikasih bebas semuanya,” terangnya.

Bupati Omaleng juga mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokoler tetap (protap) kesehatan Covid-19b di masa tatanan kehidupan baru tersebut. Hal ini semata-mata untuk terhindar dari penyebaran virus Corona.

Sebelum new normal, di Kabupaten Mimika telah menerapkan 4 kali tahapan dalam penanganan penyebaran pandemic Covid-19.

Diantaranya, pembatasan sosial, tahapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pembatasan sosial diperluas dan diperketat (PSDD), Pra New Normal dan kini telah memasuki era New Normal.

Untuk diketahui, update perkembangan Covid-19 di Mimika per hari Jumat (1/7). diantaranya, jumlah kumulatif kasus sebanyak 393 kasus. Terdiri dari kasus aktif tersisa 62 orang (masih dirawat), kemudian sebanyak 325 orang dinyatakan sembuh, dan 6 orang tercatat meninggal dunia.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) aktif tersisa 18 orang, kemudian orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 469 orang dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 978 orang.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *