Bangun tembok kurang volume, Mantan Kades Batu Sundung dituntut 7 Tahun Penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Mardan Goda Siregar, mantan Kepala Desa Batu Sundung, Kec. Padang Bolak, Kab. Paluta, Sumatera Utara, dituntut 7 Tahun Penjara, karena korupsi pengerjaan tembok penahan tanah yang merugikan negara sebesar Rp385.326.590 .

JPU Hindun Harahap dari Kejari Paluta yang bersidang  di Ruang Cakra-8 Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (2/7/2020) juga menghukum denda Rp 200juta subsider 3 bulan kurungan dan mewajibkan mengganti kerugian negara Rp385.326.590 subsider 3 tahun 6 bulan penjara.

Dalam persidangan secara onlene dipimpin hakim ketua Sri Wahyun yang dihadiri  penasehat hukum terdakwa disebutkan, terdakwa tidak mampu mempertanggungjawabkan kegiatan pengerjaan tembok penahan tanah yang kurang volume.

Kacaunya lagi, terdakwa mengelola sendiri anggaran pembangunan sebesar Rp751.473.546,-yang berasal APBDesa TA 2018, tanpa melibatkan unsur pemerintahan desa lainnya.

Selain menjabat Kades Batu Sundung, terdakwa juga merangkap jabatan sebagai Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD). Sehingga apa yang dilakukan terdakwa jelas sebagai perbuatan melawan hukum

Menurut JPU, terdakwa melanggar passl 2 jo pasal 18 UU No 31 tahun 1999, dan perubahannya UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantassn Tindak Pidana Korupsi.

Usai membacakan tuntutan, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi penasihat hukum terdakwa.

 

 

Reporter: ZH

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *