PPK Proyek Pelang Batu Tajam Ketapang diperiksa Polda Kalbar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Ketapang Kalbar – Terkait pemberitaan yang tayang di edisi sebelumnya di media Mitrapol bahwa Mega Proyek Pelang Batu Tajam senilai Rp 56,4 Milyar telah diperiksa Tim Tipidkor Polda Kalbar, Mantan Kabid Bina Marga Arif Lukman ST, Dinas PUTR Kabupaten Ketapang yang juga selaku PPK Mega Proyek tersebut angkat bicara.

Arif Lukman ST, megakui belum lama ini, dirinya telah diperiksa Tim Polda Kalbar terkait pekerjaan Proyek Pelang Batu Tajam Ketapang.

“Benar saya selaku PPK Mega Proyek Pelang Batu Tajam telah diperiksa Polda Kalbar di Mapolsek Delta Pawan Ketapang. Dalam pemeriksaan tersebut ada 70 materi pertanyaan yang disampaikan, ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Kabupaten Ketapang, Jumat ( 3/7)

“Persoalan Pejabat Dinas PUTR yang sudah memenuhi pemeriksaan, bukan saya saja selaku PPK, tapi Kadis PUTR, PPTK dan Juga Seketaris PUTR kabupaten Ketapang juga ikut serta di Periksa,” tutupnya.

Arif Lukman,ST Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mega Proyek Pelang Batu Tajam Ketapang TA 2019.

Ditempat terpisah Ketua Perwakilan Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) Nasib Situmorang di Kabupaten Ketapang minta kepada Kepolisian Daerah Kalimantan Barat serius mengungkap kasus Mega Proyek Pelang Batu Tajam ketapang yang menelan biaya Rp 56,4 Milyar, melalui anggaran APBD kabupaten ketapang kalbar Tahun 2019.

Nasib mengatakan,”Mega Proyek Pelang Batu Tajam sebesar Rp 56,4 Milyar yang telah diperiksa Tipidkor Polda Kalbar belum lama ini di Kabupaten Ketapang diharapkan bisa dilakukan pemeriksaan secara profesional dan mengusut secara tuntas siapa saja yang terlibat terkait proyek tersebut,” ucapnya.

Lanjut Situmorang,”Sebagai Fungsi Control kita dari GSPI perwakilan Ketapang Kalbar berharap, jika ada ditemukan kerugian keuangan negara dan ada pihak pihak terlibat didalam pekerjaan proyek Pelang Batu Tajam itu, saya minta dapat diusut tuntas tanpa harus tebang pilih maupun Pejabat Penting di Dinas PUTR ketapang ataupun pihak lainnya yang telah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan oleh tim Polda Kalbar,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Roy

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *