Ikuti Protokol Kesehatan, ASN Toba kembali lakukan apel bersama

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Toba – Setelah dua bulan lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Toba tidak melaksanakan apel gabungan selama pandemi Covid-19, kali ini pejabat eselon II dan III kembali melaksanakan apel gabungan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (06/07/2020).

Bupati Toba Darwin Siagian yang bertindak selaku pembina apel dalam arahannya menyampaikan dihadapan para pejabat eselon II dan III yang mengikuti, jelang kondisi new normal efektifitas kerja diharapkan dapat menyelesaikan tugas-tugas yang mungkin masih tertinggal selama bekerja dari rumah (work from home).

“Sudah lebih dua bulan kita bekerja dari rumah, walaupun bagi eselon dua selalu hadir di beberapa kegiatan namun selama pandemi Covid-19 ini kita pasti kurang efektif dalam melaksanakan tugas, kecuali dinas BPBD, dinas Kesehatan dan Sosial. Menjelang new normal kita bisa menyelesaikan kerjaan kita dan kita bisa aktif,” sebut Darwin seraya menyemangati jajarannya untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dan menjadi corong di lingkungan masing-masing maupun dilingkungan tempat ibadah.

Pelaksanaan apel gabungan yang berjalan tertib dan lancar tampak jelas terjadi kejanggalan. Pasalnya, protokoler dikomandoi oleh pemimpin dari awal hingga akhir seakan dadakan dan tanpa persiapan.

Usai pelaksanaan apel, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Toba, Kasten Panjaitan bertindak selaku komandan pasukan apel gabungan Pemkab Toba, kepada wartawan mengakui kejanggalan yang terjadi. Walau informasi pelaksanaan apel diterima sehari sebelumnya, BKD sudah mempersiapkan jajaran yang bertugas dalam apel gabungan namun sangat disayangkan pada hari pelaksanaannya semua dibebankan kepadanya.

“Jadi seharusnya lebih dipersiapkan karena dalam menjalankan pemerintahan pun, yang mendadak seperti ini kan kurang baik. Kami sudah mempersiapkan petugas pembawa acara dan pembaca doa, tapi semuanya diserahkan ke saya. Dengan berbahasa daerah Kasten panjaitan mengungkapkan, Molo di adat Batak, sitombol ma permainan on (dalam adat Batak, ini disebut sitombol -red),” ujarnya tertawa.

Dalam pelaksanaan apel gabungan yang disederhanakan tersebut, disebutkan empat pejabat eselon II dan beberapa pejabat eselon III tidak hadir mengikuti apel gabungan.

Saat disinggung sekaitan suasana perpolitikan di status kabupaten Toba yang saat ini zona hijau, Kasten mengakui pernah diminta dan ditawarkan menjadi bakal calon wakil bupati pasangan salah satu bakal calon Bupati Toba pada Pilkada Desember 2019 mendatang.

 

 

Reporter : Abdi. S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *