Pandemi Covid-19 meningkat, Proses belajar dengan tatap Muka di Kabupaten Toba ditunda

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Drs. Parlinggoman Panjaitan MM

MITRAPOL.com, Toba – Berdasarkan laporan data covid gugus tugas percepatan penanganan Covid -19 Kabupaten Toba, update Senin (06/07/2020) bahwa jumlah terkonfirmasi positif di kabupaten Toba sebanyak 4 (empat) orang, menjadikan Proses pembelajaran siswa secara tatap muka di Kabupaten Toba untuk tahun ajaran baru 2020/2021 yang sebelumnya telah direncanakan pada tanggal 13 Juli 2020 mendatang mengalami perubahan hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Toba Drs. Parlinggoman Panjaitan MM saat dikonfirmasi usai bersantap siang di kantin PKK komplek Kantor Bupati Toba.

Parlinggoman Panjaitan menjelaskan, perubahan dari jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya dikarenakan kondisi daerah di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini dinyatakan 4(empat) orang warga Kabupaten Toba telah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sebelumnya memang sudah kita buatkan penerapan new normal tentang jadwal dimulainya pembelajaran baru pada tanggal 13 Juli. Namun setelah kita mendapatkan informasi data covid terbaru, yang jumlahnya 4 orang maka mempedomani keputusan bersama 4 menteri yaitu Mendikbud, menteri kesehatan, menteri agama dan mendagri apabila status daerah berubah kuning atau merah, maka sistem pembelajaran tatap muka harus dibatalkan,” terang parlinggoman panjaitan yang saat itu didampingi kepala BKD Kasten Panjaitan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Drs Parlinggoman Panjaitan MM bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah Drs Kasten Panjaitan MSi.

Surat Edaran dengan nomor 800/1038/PGTK/2020 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir per tanggal 20 Juni 2020 tentang panduan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19 dibatalkan dengan dikeluarkannya surat edaran yang baru dengan nomor 800/1098/PGTK/2020 per tanggal 7 Juli 2020 tentang perubahan jadwal tatap muka.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Toba Drs. Kasten Panjaitan MSi menyikapi kondisi daerah dengan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Toba, penerapan protokol kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba akan lebih ditingkatkan.

“Pembatasan tatap muka dalam hal pengurusan administrasi kepegawaian sudah kita berlakukan dan hanya bisa berinteraksi melalui jaringan. Di internal kita sendiri, kita tentu mengikuti protokol kesehatan dengan wajib menggunakan masker, wajib cuci tangan, mengatur jarak meja dan masih memungkinkan akan diberlakukanya untuk bekerja dari rumah (work from home) melihat perkembangan,” ujar kasten panjaitan.

 

 

Reporter : Abdi. S

 

 

 

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *