Kasus Gratifikasi THR Pegawai Kemendikbud RI libatkan UNJ dihentikan Polisi, Dir krimsus PMJ: Tidak ada unsur tindak pidana

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Ditreskrimsus Polda Metro Jaya adakan penandatanganan Surat Perintah Penghentian Lidik (SP2 LIDIK) terhadap hasil pelaporan atas pelimpahan LHP KPK kepada Polri terkait pemberian tunjangan hari raya yang dilakukan oleh pegawai Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kepada pegawai Kemendikbud RI.

Dalam acara penandatanganan yang digelar di Polda Metro Jaya tersebut, turut dihadiri perwakilan dari KPK, diwakili oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dan Plt Irjen Kemendikbud, Chatarina Muliana Girsang

Adapun hasil penyelidikan perkara itu disimpulkan tak memenuhi unsur tindak pidana korupsi sehingga dihentikan dan dilimpahkan ke Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendikbud) RI.

“Tim penyidik Ditreskrimsus Polda Metro sudah melakukan gelar perkara, dimana dalam gelar perkara tersebut di-backup Mabes Polri dan diawasi KPK. Ditarik simpulan berdasarkan fakta-fakta yang ada, laporan hasil lidik KPK, pemeriksaan 44 saksi, termasuk dua ahli tak ditemukan peristiwa pidana korupsi sebagaimana konstruksi hukum dari laporan hasil lidik KPK,” Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Kamis (09/07/2020).

Yusri menambahkan, Polda Metro Jaya pun menghentikan penyelidikan perkara tersebut dalam rangka kepastian hukum. Adapun perkara tersebut lantas dilimpahkan ke APIP Kemendikbud guna dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Sementara itu, Dir Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Roma Hutajulu menjelaskan, proses penyelidikan yang dilakukan polisi sudah dilakukan sejak polisi menerima limpahan laporan hasil penyelidikan KPK pada Mei 2020 lalu. Dalam kasus itu, polisi sudah memeriksa 44 saksi, termasuk ahli, CCTV, dan melakukan rekonstruksi di dua lokasi, yakni di UNJ dan Kemendikbud.

“Sebagian dari dana tersebut memang diserahkan tapi setelah kami cek dan rekonstruksi itu semua tanpa sepengetahuan penerima dan pemberi pun merasa itu bagian sukarela,” ungkap Roma

Telah diketahui sebelumnya, KPK bersama Inspektorat Jenderal Kemendikbud melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) tentang dugaan pungli THR Lebaran 2020 lalu. Ada sekitar 7 orang yang terkena OTT, baik dari pihak UNJ maupun Kemendikbud. Lantas, KPK melimpahkan perkara tersebut ke Polda Metro Jaya.

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *