Gadis di bawah umur diduga telah di nikahkan oleh Ibu angkatnya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banyuwangi – Dugaan pernikahan siri yang melibatkan anak dibawah umur (12 tahun) terjadi di wilayah Kecamatan Siliragung. Jawa Timur

Peristiwa tersebut  terbongkar setelah kedua orang kandung korban datang mengadu ke Ketua RT dan kepala dusun setempat, karena mendapat informasi jika anak kandungnya yang diangkat anak oleh saudaranya (SR) telah dinikahkan siri oleh SR.

Gadis belia yang bernama SM (12) yang baru saja lulus Sekolah Dasar terpaksa menuruti kemauan SR ibu angkatnya dan dinikahkan siri dengan WKD (38) warga desa Buluagung yang diketahui juga sebagai salahsatu oknum pengurus KTH (Kelompok Tani Hutan).

Suryadi selaku ketua RT 2 RW 4 dan Paeno kepala dusun Krajan desa Siliragung mendatangi rumah SR minggu (12/07/2020), pada Suryadi dan Kadus Paeno WKD mengatakan dan mengakui jika benar dirinya sudah menikah siri dengan SM.

“Saya memang sudah menikah siri dengan SM, yang menikahkan pak Modin MNF, dan disaksikan oleh SR selaku ibu angkatnya,” ungkap WKD.

“Iya memang anak saya sudah dinikahi siri oleh WKD, tapi belum pernah diapa-apain,” ucap SR membenarkan pernyataan WKD.

Ketua RT dan kepala dusun yang berusaha memberikan pemahaman jika pernikahan siri yang melibatkan anak dibawah umur adalah tidak diperbolehkan dan melanggar undang-undang terus saja dibantah oleh SR dan WKD.

Melihat situasi yang makin runyam dan perdebatan semakin panas, untuk mencegah adanya konsentrasi masyarakat yang mulai berdatangan maka oleh ketua RT dan Kepala Dusun, WKD, SR dan SM dibawa ke mapolsek Siliragung.

Menurut Moh. Imam Ghozali, SH ketua LSM Orang Indonesia saat diminta berkomentar mengatakan, apapun alasannya SM masih dibawah umur dan dilindungi oleh undang-undang maka pernikahan siri itu jelas sudah melanggar hukum.

“Tidak harus orangtua korban yang melaporkan ketika terjadi tindak pidana pada anak, siapapun bisa melaporkan, bahkan jika orangtuanya tidak melaporkan malah bisa ikut dipidanakan,” jelas Ghozali.

Petugas Polsek sendiri belum sempat di mintai keterangan perihal peristiwa tersebut, mengingat mereka masih melakukan penyidikan terhadap korban.

 

 

Tim

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *