Aliansi Kota Santri tuntut Polisi tuntaskan kasus dugaan pencabulan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Surabaya Jatim – Puluhan santri asal Jombang yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri berunjuk rasa di depan Mapolda Jawa Timur. Rabu (15/7/2020).

Mereka menuntut kasus dugaan pencabulan dengan tersangka MSA segera dituntaskan. Sebab, hampir setahun kasus tersebut ditangani aparat kepolisian namun hingga kini pemberkasan belum juga rampung juga.

Aliansi Kota Santri mendesak agar Polisi segera menuntaskan kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan putra pimpinan pesantren di Jombang.

Selain berorasi dengan pengeras suara, massa juga membentangkan poster diantaranya bertuliskan, “Santri Itu Mengaji, Bukan Dicabuli”, “Jawa Timur Darurat Ruang Aman” dan “Numpak Sepeda Tuku Lele, Polda Ojo Bertele-Tele”.

Perwakilan Aliansi Kota Santri, Ana Abdillah dalam orasinya menyebut, Polisi tidak serius memproses kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.

Buktinya sampai saat ini tersangka juga belum ditangkap, padahal ancaman hukuman di atas 5 tahun, Penyidik juga belum mengembalikan berkas kepada Kejaksaan sesuai petunjuk Kejaksaan, ungkapnya.

Melalui saluran selulernya, Ana Abdillah mengatakan bahwa kasus ini kami akan kawal terus sampai tuntas, hingga oknum pelaku dijerat hukum dengan hukuman seberat-beratnya, sesuai Undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tidak ada yang kebal hukum, tegasnya

Di konfirmasi terpisah, Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Pitra Ratulangi menyebut berkas kasus perkara tersebut sedang disempurnakan oleh penyidik, tutupnya.

 

 

Reporter: Ari Desma/team

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *