Pemohonan sertifikat PTSL Tahun 2018 – 2019 belum juga keluar, warga akhirnya demo

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banyuwangi – Pemohon sertifikat PTSL warga Desa Sambirejo kecamatan Bangorejo Tahun 2018 dan tahun 2019 belum juga keluar, karena dinilai tidak jelas, akhirnya warga melakukan demo ke kantor Desa. Rabu, (15/07/2020) sekira pkl.09.00 Wib.

Warga mempertanyakan sertifikat mereka yang hampir 2 tahun lebih belum kunjung terbit padahal pemohon telah membayar biaya PTSL sebesar Rp 600 ribu.

Hadi Purnomo, Kepala Desa Sambirejo menjelaskan agar warga bersabar sambil menunggu proses selanjutnya sampai sertifikat warga semuanya selesai karena pokmas tetap bekerja.

Menurut Wiyono (61) warga dusun kedungagung dirinya sebagai pemohon PTSL Tahun 2018 dengan mendaftar 7 bidang tanah dengan biaya perbidang sebesar rp 600 ribu namun hingga saat ini 1 pun belum kunjung terbit.

“Saya sebagai pemohon PTSL Tahun 2018 saya mendaftar 7 bidang tanah dengan biaya sebesar rp 600 ribu namun hingga saat ini 1 pun belum kunjung terbit padahal saya dengar perbidang tanah hanya rp 150 ribu” kata wiyono.

Dia menambahkan bahwa sebagai warga wiyono ikhlas bayar Rp 600 ribu perbidang tapi mengapa 7 bidang tanah miliknya hingga saat ini belun satupun yang terbit.

Lukas selaku Ketua Pokmas mengatakan, pembagian sertifikat PTSL berikut akan dikeluarkan dan dibagikan kepada warga pemohon pada tanggal 18 Juli 2020 sebanyak 276 sertifikat tanpa menjelaskan yang dikeluarkan tersebut adalah PTSL tahun 2018-2019 atau 2020.

 

 

Pewarta : Rocky Sapulette.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *