Dana Desa diduga dijadikan bahan bisnis Keucik, masyarakat tolak pengadaan seng

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Simeulue – Menindak lanjuti permasalahan tentang Pengadaan barang berupa Seng untuk pembuatan pagar persawahan Blang Jasa Ayah yang terletak diDesa Lambaya Kec. Simeulue Tengah Kab. Simeulue yang bersumber dari Dana Desa (DD) aman dan tertib.Kamis 16/7/2020.

Rapat Akbar yg dilaksanakan di Gedung Serba guna Desa Lambaya Kec.Simeulue Tengah Kab. Simeulue, masyarakat Desa Lambaya menyatakan menolak pengadaan barang yg berupa Seng tersebut dikarenakan barang (Seng) yang diduga didatangkan (Dibeli)oleh Kepala Desa Lambaya Hasbin Halis dari daratan Kota Medan tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertera di APBDES.

Rapat Akbar yg dihadiri oleh Camat Simeulue Tengah Budikari, Muhammad Jair (PD) Syafrijal syahputra (PDTI) Andoni Miranda (PLD) Ajidan Ketua BPD, Ruslana (Sekdes Lambaya). Jajaran perangkat Desa dan seluruh masyarakat Desa Lambaya.

Pantauan dari Media MITRAPOL, banyak masyarakat tanda tanyak mengapa Kepala Desa yang belanja Seng tersebut, sesuai dengan peraturan yg berlaku seharusnya seorang Kepala Desa tidak diperbolehkan belanja barang langsung, apalagi barang yang didatangkan (yg dibeli) tidak sesuai dengan spesifikasi yg tertera di APBDES, dimana dalam APBDES Seng yang diminta seharusnya merek “Angsa Dunia” dengan ketebalan 0,30mm, sedangkan yg didatangkan Seng merek “Angsa Crown Swan ” dengan ketebalan 0,20mm.

Ini sudah jelas tidak sesuai dengan spesifikasi yg ada dalam APBDES dan terindikasi Korupsi, masyarakat tidak bodoh dan jangan dibodoh bodohin, selama ini masyarakat diam tapi bukan berarti takut, kalau barang (Seng) ini tidak diganti sesuai apa yang tertera diAPBDES kami akan perpanjang masalah ini sampai kerana hukum , ujar salahsatu dari masyarakat yang tidak mau disebut namanya.

Dalam penulusuran Media MITRAPOL, nilai kontrak didalam Anggaran untuk pengadaan Seng tersebut sebanyak 173 kodi dengan nilai kontrak Rp. 293.200.400.00 tersebut diduga diambil alih oleh Kepala Desa Lambaya Hasbin Halis yang sebelumnya sudah di serahkan kepada pihak (Suplayer) CV. TOTALINDO sebagai pemenang dalam pelelangan atas nama kuasa Direktur Laswin Iliyas melalui Tim Pengadaan Barang dan Jasa (TPBJ) Desa Lambaya Abdul Kais.

Pernyataan Kepala Desa Lambaya sebagai pembeli (Pengadaan) barang tersebut dalam rapat Akbar menyatakan bahwa benar adanya dirinya sendiri yang belanja barang tersebut, dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan harapannya semoga masyarakat menerima Seng tersebut untuk dipergunakan pemagaran persawahan Blang Jasa Ayah Desa Lambaya. Dalam hal ini saya siap apabila turun dari jabatan sebagai Kepala Desa.

Kuasa Direktur CV. TOTALINDO Laswin Iliyas menyatakan bahwa saya sebagai Kuasa Direktur perusahaan bahwa benar perusahaan kita sebagai pemenang lelang tetapi untuk selanjutnya sepenuhnya dilakukan oleh Kepala Desa Lambaya untuk perbelanjaan barang tersebut.

Kuasa Direktur CV. TOTALINDO Laswin Iliyas meminta maaf kepada Masyarakat Desa Lambaya atas permasalahan ini dan untuk ini yang bertanggung jawab sepenuhnya adalah Kepala Desa Lambaya Hasbin Halis sebagai pembeli pengadaan barang tersebut dan Laswin Iliyas sebagai Kuasa Direktur Perusahaan akan menuntut Kepala Desa Lambaya Hasbis Halis yang telah membuat nama perusahaan beserta nama baik dirinya menjadi buruk dimata masyarakat.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada penyelesaian terkait masalah ini.

 

 

Reporter : Hendra M.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *