Sarana Sekolah tak terawat, Diduga penggunaa Dana BOS di SMAN 1 Batanghari Lampung Timur tidak sesuai 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan pemerintah dalam bidang Pendidikan diduga menjadi ajang korupsi oleh Oknum Kepala Sekolah yang tidak bertanggung jawab, yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli akan dampak perbuatannya yang merugikan masyarakat dan Negara.

Dugaan penyalahgunaan penggunaan dana BOS ini terjadi di SMAN 1 Batanghari Lampung Timur, dugaan tersebut dilihat dari hasil penelusuran awak media di lapangan dimana terlihat keadaan gedung sekolah sangat memprihatinkan, WC tidak berfungsi, cat dinding kelas dan pagar sekolah banyak yang mengelupas, plafon kelas jebol, pintu kelas rusak,rangka atap tanpa penutup plapon bahkan sebagian tembok ruang kelas belum di semen atau rapihkan terlihat tembok bata.

Saat dikonfirmasi Kepala SMAN 1 Batanghari Lampung Timur, Mujiono,M.Pd tidak berada dilokasi dan hanya ditemui Lely selaku Waka bidang Kesiswaan, ia menjelaskan bahwa tidak mempunyai data lengkap serta tidak ada kewenangan memberikan informasi terkait penggunaan dana bos.

“Mengenai data tersebut,yang lebih tepat arsipnya ada di TU. Saya pun tidak pegang itu, kami punya file dan saya tidak berani berbicara.Tetapi kalau sekitar jumlah berapa saya bisa.Tapi kalau lebih jelasnya bisa dilihat didata dapodik,” jelas Lely.

Perlu diketahui bahwa sesuai laporan data dapodik bahwa dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) SMAN 1 Batanghari Lampung Timur Sebesar Rp 1.621.760.000,- terbagi dalam anggaran belanja komponen.Ada dugaan penyelewengan dalam perawatan prasarana sekolah dan juga terindikasi Mark-up siswa lebih salur dan juga Mark-up Dana Anggaran belanja dibeberapa Komponen.

Berikut rincian penggunaan dana bos yang telah dikeluarkan untuk perawatan prasarana sekolah pada tahun 2018 dan 2019 .

TAHUN 2018
– Triwulan 1 dikeluarkan Rp.68.527.000,-
– Triwulan 2 dikeluarkan Rp.48.703.550,-
– Triwulan 3 dikeluarkan Rp.49.659.000,-
– Triwulan 4 dikelurakan Rp.57.536.000,-

Total dana bos yang dikeluarkan guna perawatan prasarana sekolah Th.2018 sebesar Rp.210.999.000,-

TAHUN 2019
– Triwulan 1 dikeluarkan Rp.57.927.000,-
– Triwulan 2 dikeluarkan Rp.70.575.000,-
– Triwulan 3 dikeluarkan Rp.45.802.000,-
– Triwulan 4 dikelurakan Rp.36.695.000,-

Total dana bos yang dikeluarkan guna perawatan prasarana sekolah Th.2019 sebesar Rp.224.425.000,-

Artinya dalam dua tahun saja keseluruhan dana bos guna perbaikan SMAN 1 Batanghari mencapai Rp.435.424.550,-

Selain itu menurut informasi data yang dapat dipertanggungjawabkan,bahwa telah terjadi selisih jumlah murid pada saat setelah kenaikan kelas yang sangat signifikan, dari TA 2017/2018 semester genap, murid naik kelas di tahun berikutnya, sampai pada tahun ajaran 2019/2020 semester genap.

Guna memastikan dan lebih jelasnya didalam pemberitaan terkait penggunaan anggaran dana bos,tim media akan menemui Kepala Sekolah SMAN 1 Batanghari Lampung Timur.

 

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *