Ditlantas Polda Metro Jaya terapkan 45 Kamera ETLE tambahan Dalam Operasi Patuh Jaya 2020

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Dalam Operasi Patuh Jaya yang digelar, Ditlantas Polda Metro Jaya, kembali akan menerapkan 45 kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang baru dipasang di beberapa titik di DKI Jakarta.

Dirlantas PMJ, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan dalam Operasi Patuh Jaya 2020 yang digelar Polda Metro Jaya dimulai hari ini 23 Juli sampai 5 Agustus, pihaknya memastikan bahwa tilang elektronik menyasar pengendara motor dan mobil yang melanggar lalu lintas seperti, melawan arus, tidak menggunakan Helm, dan pelanggaran stop line atau garis berhenti marka jalan.

“Pengendara motor dan mobil yang melanggar akan terkena tilang elektronik,” kata Sambodo selesai acara Apel Operasi Patuh Jaya 2020, di lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (23/07/2020).

Terkait 45 kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tambahan yang telah dipasang, Sambodo menjelaskan, semuanya saat ini sudah terpasang dan tersetting di titik lokasi yang ditentukan.

“45 kamera tambahan itu, saat ini sudah tersetting dan akan diujicoba serta disosialisasikan, dalam Operasi Patuh Jaya hari ini,” jelas Sambodo.

Sosialisasi 45 kamera ETLE katanya dimulai 23 Juli, sesuai dengan jadwal Operasi Patuh Jaya yang secara resmi dimulai hari ini dengan Apel yang telah dilakukan dan dibuka oleh Kapolda Metro Jaya.

“Jadi 14 hari ke depan selama operasi itu kita gunakan sebagai waktu untuk sosialisasi juga,” ungkap Sambodo

Diketahui awalnya Ditlantas telah memasang dua kamera pemantau untuk mengawasi pengendara yang melanggar di sekitar Patung Kuda dan perempatan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Kemudian Polda Metro Jaya menambah 12 kamera lagi guna memantau pelanggaran yang dilakukan pengendara di sepanjang Jalan Bundaran Senayan-Jalan MH Thamrin sejak 1 Juli 2019.

Kamera tersebut mendeteksi pengendara yang melanggar penggunaan sabuk pengaman, penggunaan telepon seluler, batas kecepatan dan plat nomor ganjil-genap.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun membantu Polda Metro Jaya untuk menambah pengadaan 45 kamera untuk bukti pelanggaran (tilang) elektronik.” ujar Sambodo

Adapun 45 Kamera ETLE yang baru ditempatkan di beberapa titik diantaranya:

A. Jalur Kota Tua-Gajah Mada-MH Thamrin-Sudirman-Blok M-Senayan

Titik penempatan kamera sebanyak 18 kamera meliputi:
1. Simpang Kota Tua: 1 kamera.
2. Simpang Ketapang: 2 kamera.
3. Simpang Harmoni (depan Bank BTN): 4 kamera.
4. Simpang Istana Negara: 1 kamera.
5. Simpang Kebon Sirih: 2 kamera.
6. Simpang Bundaran HI: 1 kamera.
7. Simpang Bundaran Senayan (dari arah Blok M): 1 kamera.
8. Simpang CSW: 4 kamera.
9. Depan Plasa Senayan 2 Arah: 2 kamera.

B. Jalur Grogol–Pancoran
Titik penempatan kamera terdapat 8 Titik meliputi:
1. Simpang Pancoran: 2 kamera.
2. Simpang Slipi S. Parman ke Gatsu: 1 kamera.
3. Simpang Tomang: 1 kamera.
4. Simpang Grogol arah Daan Mogot ke Kyai Tapa: 1 kamera.
5. Depan Hotel Fourseasons: 1 kamera.
6. Depan DPR-MPR Pintu utama: 1 kamera.
7. Depan All Fresh Pancoran: 1 kamera.

C. Jalur Halim-Cempaka Putih
Titik penempatan kamera sebanyak 8 buah, meliputi;
1. Simpang Halim Lama: 1 kamera.
2. Simpang Rawa Mangun: 1 kamera.
3. Simpang Pramuka: 2 kamera.
4. Simpang Cempaka Putih: 2 kamera.

D. Rasuna Said, Gunung Sahari dan Prof Dr. Satrio
Titik penempatan kamera sebanyak 11 tempat, meliputi:
1. Depan Halte Timah (dua arah): 2 Kamera.
2. Depan Halte Setia Budi (dua arah): 2 kamera.
3. Simpang HOS Cokroaminoto Imam Bonjol: 2 kamera.
4. Simpang Tugu Tani dari arah Senen: 1 kamera.
5. Depan Puskurbuk Kemendikbud: 2 kamera.
6. Depan BNI 46 Gunung Sahari: 2 kamera.

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *