Reformasi birokrasi Agraria bisa tingkatkan NJOP tanah para petani

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Buton Utara – Pembaruan Agraria atau proses penataan ulang susunan kepemilikan, penguasaan dan penggunaan tanah dapat meningkatkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Pj. Sekda Buton Utara (Butur) Dr. Ir. Budianti Kadidaa MS, menjelaskan tujuan pelaksanaan reformasi agraria yakni memberikan kemudahan kepada petani atau nelayan untuk mensertifikatkan tanah. Kegiatan tersebut didukung Kementerian Pertanian dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Di sini PU bertindak sebagai dinas teknis yang akan membuka jalan tani bagi masyarakat di lokasi perkebunan. Hasil tanaman mudah dimobilisasi dan dipasarkan di daerah lain,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.

Di sertifikasinya tanah kepemilikan warga diharapkan menambah nilai jual dan menjadi agunan di bank. Sehingga dapat meningkatkan nilai produksi petani.

Pj. Sekda Buton Utara (Butur) Dr. Ir. Budianti Kadidaa MS

“Sebelumnya masyarakat mengalami kendala dalam mengurus sertifikat tanah. Namun saat ini pemerintah memfasilitasi rakyat melalui BPN untuk membuat sertifikat,” paparnya.

Tim Gugus Reforma Agraria (TGRA) melibatkan BUMN seperti pihak perbankan. Bertindak Sebagai penyandang dana untuk membantu memberikan bantuan modal kepada petani maupun nelayan.

“Bila petani sudah memiliki sertifikat kepemilikan tanah, pihak bank akan memberikan bantuan modal untuk meningkatkan penghasilan mereka,” tuturnya.

Olehnya itu maka pemerintah merasa perlu untuk melakukan reformasi agraria yang bertujuan mengurangi kemiskinan, dapat menciptakan lapangan kerja di bidang ekonomi lokal perdesaan. Memperbaiki akses masyarakat kepada sumber-sumber ekonomi terutama tanah, menata ulang ketimpangan penguasaan pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah dan sumber-sumber agraria.

“Juga dapat mengurangi konflik dan sengketa pertanahan dan keagrariaan. Memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup. Serta meningkatkan ketahanan pangan dan energi masyarakat,” tutupnya.

 

 

Pewarta : David Wiridin

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *