Bupati Nunukan bersama Danrem 092 Maharajalila hadiri acara tatap muka bersama TimMusev TMMD ke- 108 Tahun 2020

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wusev) Brigjen TNI Legowo W.R, melakukan peninjauan lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMD) ke-108 Tahun 2020 yang dilaksanakan di desa Sanur Kecamatan Tulin Onsoi Kabupaten nunukan Propensi Kalimantan Utara. Minggu (26/07/2020).

Peninjauan ini adalah bagian dari Pengawasan dan Evaluasi kinerja Program TMMD ke-108 yang diperlukan sebagai tindak lanjut, sehingga daerah-daerah yang belum terakses dapat malakukan pembangunan utamanya di wilayah perbatasan.

“Prioritas TMMD adalah desa-desa yang rawan bencana, berada di perbatasan dan tingkat ekonominya masih rendah. Oleh karena itu dipilih desa Sanur karena sebagian besar masyarakat kita masih tinggal di desa, desa adalah pertahanan negara yang sangat penting,” kata Legowo.

Hal itu disampaikan Legowo saat acara tatap muka Tim Wasev TMMD ke-108 Tahun 2020 dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tulin Onsoi, Kamis (24/7/2020).

Legowo juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Nunukan yang telah mendukung kegiatan TMMD ke-108 yang dipusatkan di Desa Sanur dan Desa Makmur, Kecamatan Tulin Onsoi.

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE, MM, Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno, Dandim 0911 Nunukan Letkol Czi. Eko Pur Indriyanto dan tokoh masyarakat.

Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno mengatakan kepada kepada Wartawan bahwa kegiatan TMMD ini merupakan langkah realistis dalam rangka percepatan Pembangunan di Desa Desa utamanya wilayah perbatasan yang menjadi perhatian khusus pemetintah pusat propensi maupun kabupaten.

Selain itu Danrem juga menyampaikan bahwa kesuksesan TMMD merupakan kesuksesan kita bersama, kami dari TNI bersama pemerintah daerah bahwa untuk mensukseskan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya kabupaten nunukan dan Kalimantan Utara pada umumnya, diharapkan dengan terselenggaranya TMMD -108 Tahun 2020 ini dapat benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat manfaatnya.

Sementara menurut Hj. Asmin Laura Hafid SE.,MM, disamping pembangunan badan jalan, TMMD ke–108 diisi dengan kegiatan sunatan massal dan sosialisasi bela negara, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.

Hj. Asmin berharap, sarana fisik yang sudah dibangun melalui program TMMD dapat dimanfaatkan secara baik untuk meningkatkan pergerakan ekonomi di masyarakat, sekaligus sebagai bentuk kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

TMMD yang sudah dilaksanakan selama kurang lebih 40 tahun ini akan terus dievaluasi dan dilakukan perbaikan-perbaikan agar semakin tepat sasaran dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di pedesaan sebagai sasaran utamanya.

TMMD adalah bukti adanya kebersamaan antara TNI dan pemerintah daerah, oleh karena itu setiap tahun pemerintah daerah selalu mengalokasikan anggarannya.

“Alhamdulilah setiap tahun kita bisa mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mendukung kegiatan TMMD, dan masyarakat selama ini sangat mengapresiasi, mereka juga sangat antusias menyambut kegiatan ini. Apalagi hasilnya juga sangat bagus, melebihi ekspekstasi dan anggaran yang disediakan, jadi kita (Pemerintah) sangat terbantu dengan program ini,” ujar Laura.

 

 

Pewarta : Yuspal/Hms

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *