Penyelundupan 7,1 Kg sabu berhasil digagalkan Satgas Pamtas 623 Wira Bhakti Utama

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Kapolres Nunukan AKBP.Syaiful Anwar.SIK melaksanakan Press Release pengungkapan kasus kejahatan Narkotika Jenis Sabu hasil tangakapan Satgas Pamtas Yonif 623 Wira Bhakti Utama di Aji Kuning Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Senin (27/7).

Dalam komprensi Pers kapolres didampingi oleh Letkol Inf Yordania.SH Komandan Satgas pamtas,yonif 623/Wbu, Letkol Czi Eko Purwo Indriyanto Dandim 0911 Nunukan Dan IPTU Lusgi Simanungkalit SIK.MH Kasat Resnarkoba Polres Nunukan Polda Kalimantan utara.

Dalam pengungkapan Tindak Pidana Narkotika dihalaman Polres nunukan dihadiri Puluhan Jurnalis berbagai media.

Lanjud Kapolres Nunukan AKBP. Syaiful Anwar, S.I.K saya menjabat sebagai Kapolres Nunukan sekitar 2 bulan lebih bahwa masuknya barang dari Negara sebrang arusnya sangat deras baik Skala besar maupun Skala kecil.

selain itu satgas pamtas 623/WBU juga mengamankan 7 plastik sabu ukuran besar, 1 buah hp warna biru merek Nokia, 1 satu buah hp merek Oppo warna hitam, 1 buah Paspor,KTP, SIM, Semua atas nama Tersangka, kemudian ada 1 buah ATM mandiri warna hitam, ATM BRI warna kuning,dan uang sebesar RM 26.00 serta tas warna coklat.

“Dengan adanya ringgit malaysia ini Merupakan bukti nyata bahwa ini peredaran bukan berasal dari negara kita melainkan dari negara Malaysia,” ujar Syaiful Anwar

Menurut Letkol Inf Yordania.SH Komandan Satgas Pamtas Yonif 623/Wbu bahwa Ini merupakan penangkapan Narkoba ketiga kalinya dan Sebelumnya kita mendapat informasi bakal ada barang terlarang akan masuk kita tidak tau bentuknya apa, Dan sebelum penangkapan kita dari Satgas Pamtas 623 wbu
kita informasikan kepada semua instansi supaya ikut siaga semua ujar Dansatgas.

Bahwa pada hari Selasa Tanggal 21 Juli 2020 lalu, Sekira jam 06.00 Wita. Anggota Pos Dalduk Aji Kuning Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan yang berjumlah 4 orang yang dipimpin oleh Praka M.Nanang Baihaqi Ridwan melakukan kegiatan pemeriksaan rutin Satgas Pamtas 623/WBU terhadap para pelintas batas.

Kemudian pada jam 10.30 Wita tersangka Basri melintas di depan pos Dalduk Aji kuning selanjutnya anggota pos Dalduk Aji kuning melaksanakan pemeriksaan terhadap tersangka Basri dan barang yang dibawanya.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 7 bungkus plastik bewarna transparan berukuran besar yang diduga Narkotika Gol.1 jenis sabu dengan berat 7,1 kilogram.

Ditempat kejadian personil satgas pamtas 623/Wbu mengamankan Barang Bukti jenis sabu.

Pada Rabu (22/07/2020) Basri, SE. Bin Abdul Rasyid kemudian dibawa dan diserahkan ke Satuan Resnarkoba Polres Nunukan Polda kaltar guna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekaligus untuk mempertanggung jawabkan
perbuatannya.

Tersangka sebelumnya belum mendapatkan upah atau gaji hanya dijanjikan akan upah sebesar 40 Juta perkilonya menurut pengakuan tersangka sudah tiga kali membawa barang sabu milik Kilanh yang pertama seberat 5 Kilogram, yang kedua 7 Kilogram kemudian yang ke tiga kalinya tersangka berhasil di tangkap dengan membawa Narkotika jenis sabu seberat 7,1 kilogram,” ujar IPTU. Lusgi Simanungkalit SIK.,MH, Kasat Resnarkoba Polres Nunukan Polda Kalimantan Utara.

Dari hasil Interogasi Tersangka tergiur dengan uang yang dijanjikan oleh Kilang, karena tersangka sangat membutuhkan
uang untuk digunakan membayar bayar utang.

“Salah satu bentuk masukan kita dari perbatasan ini kepada pemerintah untuk bagaimana membuat sekama nanti supaya peredaran seperti ini tidak terus menerus mengalir lewat perbatasan” ujar Kapolres Nunukan.

Pasal yang disangkakan pasal 114 ayat (2) Subsidir Pasal 112 Ayat(2) UU RI NO: 35/2009 tentang Narkotika.

Pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama
20 tahun.

 

Pewarta : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *