Tergiur harga tinggi, Juru kunci makam Desa Siraman rela jual pohon kamboja berusia puluhan tahun

  • Whatsapp
Tanpa bukti mufakat,Pohon Kamboja berusia puluhan tahun di makam desa Siraman Pekalongan Lampung Timur dijual juru kunci,Senin (27/7/20) foto : MM.

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Tergiur iming-iming harga pohon kamboja yang mahal,dan berdalih telah melakukan mufakat bersama warga.Seorang juru kunci makam Desa Siraman Lampung Timur rela menjual pohon kamboja berusia puluhan tahun kepada tengkulak.Hal ini diketahui awak media ketika melintas di lokasi makam dan melihat satu truck fuso bermuatan pohon kamboja, Senin (27/7/20).

Menurut keterangan sopir dan pekerja bahwa terkait informasi mengenai permasalahan itu langsung kepada juru kunci makam.

“Maaf pak kami enggak tau, silahkan temui pak Munir sebagai juru kunci makam ini,” jelas sopir.

Saat ditemui, Munir (55) sang juru kunci makam desa Siraman Pekalongan Lampung Timur mengaku telah menjual pohon Kamboja merupakan hasil musyawarah.

“Memang saya yang menjual pohon kamboja itu. Ada kurang lebih 20 pohon, harga perpohon sekitar 300 ribu. Uangnya nanti untuk memperbaiki pagar makam. Itupun yang dipilih yang sudah tua dan kami juga telah melakukan musyawarah dengan warga waktu yasinan,” ungkap Munir.

Atas jawaban tersebut, tim media ingin melihat data otentik/tertulis sebagai dasar hasil musyawarah.

“Kalau data tertulis tidak ada pak, tapi ini hasil omong-omong waktu kami Yasinan bersama warga. Saya pikir itu sudah cukup jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Nanti uangnya akan kami belikan material bata, pasir, semen untuk perbaikan pagar,” jelas Munir.

Sementara itu, Ismu Kepala Desa Siraman Kecamatan Pekalongan Lampung Timur saat dihubungi melalui sambungan telpon menjelaskan tidak mengetahui hal itu.

“Saya selaku Kepala Desa Siraman tidak mempunyai wewenang, itu kembali lagi ke tokoh-tokoh Masyarakat. Memang dulu yang bersangkutan (juru kunci) pernah ngobrol kalau hasil dari penjualan akan di buatkan  pembangunan pagar makam,” jelas Ismu.

Sangat berbeda yang jelaskan oleh munir juru kunci makam Desa Siraman Lampung Timur bahwa harga jual hanya 300 ribu, selain itu akibat dampak penggalian pohon kamboja, dapat menyebabkan kerusakan pecah dan rusaknya makam.

Hal lainnya yang menjadi perhatian adalah ada kemungkinan pemilik makam bukan hanya dilingkungan tersebut, namun wilayah lainnya yang belum mengetahui permasalahan ini.

Perlu diketahui bahwa pohon Kamboja tua kembali marak seiring dengan makin menjamurnya perumahan mewah di Kota besar. Pohon kamboja tua dengan tinggi hingga tujuh meter menjadi salah satu komoditi yang laris dicari oleh pihak pengembang perumahan bisa di beli dengan kisaran harga 1 – 2 juta perpohon.

 

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *