Gelapkan 136 Sertifikat warga trans, Kasi Hak Atas Tanah BPN Madina dituntut 3 tahun penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Muhammad Khaidir Nasution SH, Ptnh (50), Kepala Seksi Hak Atas Tanah dan Pendaftaran Tanah pada Kantor BPN  Kab. Madina, dituntut 3 tahun penjara, karena menggelapkan 136 sertifikat milik warga trans Madina, Sumatera Utara.

Selain itu, Penuntut Umum Daniel Barus yang bersidang di ruang Cakra-8 Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Senin (3/8/2020) juga menuntut denda terhadap terdakwa sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut Kasipidsus Kejari Medina ini,  terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 10 huruf-a UU  Nomor   20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Selaku PNS BPN Madina, terdakwa tidak melaksanakan tugas dan fungsibya secara benar, sehingga merugikan warga trans Madina,” ujar Daniel.

Usai pembacaan nota tuntutan,  majelis hakim.tipikor diketuai Sri Wahyuni menunda sidang hingga pekan depan untuk mendengar pledoi penasihat hukum terdakwa.Pebri dkk.

Sesuai dakwaan, BPN Madina, tanggal 10 September 2009, telah menerbitkan sertifikat atasnama Holil dkk  (216 orang) hasil survey menyebutkan telah lolos survey yang diikuti penerbitan sebanyak 648 sertifikat, namun yang diserahkan kepada pemohon kurang sebanyak 136 sertifikat.

Perbuatan terdakwa sengaja menggelapkan sebanyak 136 sertifikat milik warga trans. Ujungnya warga yang berhak tidak dapat menguasai tanahnya, bahkan belakangan lahan-lahan itu sudah dikuasai pihak lain.

 

 

Pewarta : ZH

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *