Seorang pemuda asal Nias jadi korban penembakan orang tak dikenal

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang Kota –  S. Gulo (23) pemuda asal Kampung Lawelu, Desa Lawelu, Kecamatan Ulu Moroo, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara ditembak orang tak dikenal di Jalan Raya Mauk, tepatnya di Jembatan SMK Pilar Bangsa, Kampung Cadas, Desa Karet, Kecamatan sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/8/2020) sekira pukul 20.30 WIB. Akibatnya, korban mengalami luka serius dibagian leher.

Kasus ini langsung ditangani cepat Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moch Sugiarto menjelaskan, awalnya piket Satreskrim Polsek Sepatan mendapatkan laporan ada seorang pemuda ditembak orang tak dikenal. Setelah mendapatkan laporan itu, anggota Satreskrim langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati korban sudah tergeletak di jalan.

Menurut saksi yang ada di lokasi menyatakan bahwa benar sempat terjadi adu mulut antara pihak korban dengan pelaku, saat itu pelaku langsung mengeluarkan tembakan ke arah korban dan mengenai bagian leher sebelah kiri.

Korban mengalami luka tembak dibagian leher sebelah kiri. Korban kritis dan sudah di bawa ke Rumah Sakit Kramat Jati di kawal oleh team Polsek Sepatan, sebelum dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati sudah sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Tangerang Kota, pihak Rumah Sakit langsung keluarkan surat rujukan berhubunng korban mengalami luka serius dan tidak bisa di tangani oleh pihak Rumah Sakit.

Berdasarkan keterangan pelapor, lanjut I Gusti, sebelum terjadi penembakan itu, korban terlibat adu mulut di TKP dengan orang yang berada di dalam mobil Daihatsu Xenia warna hitam. Setelah itu terdengan letusan tembakan.

“Setelah menembak korban, mobil terduga pelaku melaju ke arah Kecamatan Sepatan,” ujarnya.

I Gusti menambahkan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan tersebut.
Dan semoga kasus ini secepat nya kita mendalami dan mencari pelaku.

 

 

Pewarta : Toro Hulu

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *