Ternak Sapi Program UPPO Distan Pandeglang di desa Mahendra di jual oknum Poktan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Ternak Sapi program Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik upaya memperbaiki kesuburan lahan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yang difasilitasi dengan pembangunan Unit Pengolah Pupuk Organik, (UPPO) yang terdiri dari Alat Pengolah Pupuk Organik (APPO) dan kendaraan roda 3, bangunan rumah kompos, Kelompok Tani Mekar Pawitan di desa Mahendra di jual oknum Ketua Kelompok Tani (Poktan), Selasa (4/8/2020).

Dari hasil investigasi dilapangan ditemukan berita acara penjualan ternak sapi program Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (Uppo) yang ditandatangani Atib selaku Sekertaris Kelompok Tani Mekar Pawitan, dan Ketua Kelompok Asdura pada Minggu 8 Maret 2020.

Ketika dikonfirmasi awak media mengenai penjualan ternak Sapi program Uppo dari Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Asdura ketua Poktan membenarkan jika penjualan sapi tersebut terjadi.

“Kami membenarkan jika ternak sapi dari program pemerintah telah dijual, namun akan diganti kembali dengan kerbau,” ungkap Asdura saat diwawancarai di kediamannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Iping Saripin, berjanji akan melakukan klarifikasi kepada Kelompok Tani Mekar Pawitan di desa Mahendra Kecamatan Cibaliung.

“Dari laporan informasi awak media terkait dengan adanya penjualan ternak sapi program uppo akan kami klarifikasi,” ujar Iping Saripin.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Dr. Nasir, SP., MBA., MP mengatakan akan segera melakukan monitoring dan evaluasi kaitan dengan penjualan ternak sapi program uppo dari dinas pertanian.

“Kami akan segera melakukan monitoring dan evaluasi kepada kelompok tani yang menjual Ternak Sapi program Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) tersebut,” jelas Nasir, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang.

 

 

Pewarta : Heru

 

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *