Antisipasi Karhutla jajaran Polres Bangka gencarkan sosialisasi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bangka  —  Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) adalah partisipasi oleh seluruh pihak baik pemerintah, korporasi maupun masyarakat. Upaya pencegahan menjadi prioritas dalam penanganan karhutla. Salah satunya dengan cara melakukan sosialisasi Karhutla.

Menyikapi hal tersebut, Personil Polsek Puding Besar gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang mempunyai lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar baik itu pertanian maupun perkebunan Jumat, (07/08) bertempat di Desa Tanah Bawah Kecamatan Puding Besar.

Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan melalui Kabag Ops Polres Bangka AKP Teguh Setiawan yang juga selaku pengemban Fungsi Humas mengatakan kebakaran lahan merupakan permasalahan yang menjadi atensi kepolisian.

“Apalagi saat ini sudah mulai musim kemarau sehingga potensi terjadinya kebakaran lahan cukup tinggi,” ujarnya, Jumat(07/08/2020)

Ia mengatakan, pihak kepolisian menilai penting untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang larangan dan bahaya kebakaran lahan kepada masyarakat.

Lebih rinci ia menuturkan bentuk dari sosialisasi itu dilakukan dengan pemasangan spanduk-spanduk di lokasi lawan terjadi kebakaran hutan dan lahan

“bahaya dan ancaman hukuman bagi siapa saja yang kedapatan dengan sengaja melakukan pembakaran lahan,” tuturnya.

AKP Teguh menegaskan bahwa pelaku pembakar lahan dapat di jerat dengan Pasal 108 Undang-undang Republik Indonesia nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda setinggi-tingginya Rp. 10 miliar.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat menyebabkan kerugian materil, korban nyawa dan gangguan kesehatan akibat asap kebakaran,” tutupnya.

 

 

Tim Mitrapol Babel

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *