Gelapkan mobil milik Show Room, Pasutri mantan Anggota DPRD Lamtim ditangkap Polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bandar Lampung –  Tim Unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung, berhasil menangkap pasutri berinisial suami KH (40) dan istri FR (29), dalam kasus tindak pidana penggelapan spesialis mobil disebuah showroom.Pria/suami merupakan mantan anggota DPRD Lampung Timur periode 2009-2014, warga Sidorejo Sekampung Udik Lampung Timur.

Kapolresta Bandar Lampung,Kombes Yan Budi Jaya mengatakan,modus operandi keduanya ini dengan menjalin kerjasama bersama showroom jual beli mobil bekas. di Jl Antasari Bandar Lampung dengan sistem kedua pelaku ini mengambil mobil di showroom dan menjualnya di lintas kabupaten/kota.

“Hasil penjualan mobil tersebut disetorkan ke pemilik showroom.Setelah mencapai kesepakatan, sejak Februari hingga Juni 2019 ini mengambil lima unit mobil. Namun kedua pelaku hanya menyetorkan uang muka atau pembayaran awal,” kata Kombes Yan Budi Jaya saat ekspos di Mapolres Bandar Lampung, Jum’at (7/8/2020).

Lanjutnya,setelah setor uang muka, keduanya ini tidak pernah membayarkan sisa uang cicilan dan lainnya kepada pemilik showroom.Akibatnya lima mobil yang diambil pelaku, telah dijual ke pembeli dan pembeli sudah bayar tunai maupun secara angsuran.

“Total kerugian korban pemilik Showroom mencapai lebih dari Rp 900 juta. Ini masih kita kembangkan, sebab informasinya masih banyak korban dengan kasus yang sama. Ini merupakan sindikat sebab banyak kendaraan yang belum disita. Masih banyak pelapor,” ujar Yan Budi.

Sementara itu, saat dipertanyakan awak media istri FR mengaku sebelumnya telah menanam saham Rp400 juta. Saat itu ia dipercaya sebagai marketing di showroom tersebut, dan pemilik juga pernah mempunyai hubungan spesial di tahun 2018.

“Awalnya ini baik-baik saja, tidak ada permasalahan. Begitu ada prestasi maka ada masalah. Uang ini murni saya simpan, sehingga kalau ada penyitaan saya tidak bisa memberikan keterangan. Sebelumnya saya ini hanya cash tempo dan suami saya tidak terlibat,” ungkap FR.

Hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan barang bukti empat unit mobil.Yakni Toyota Fortuner warna putih BE 1341 D, Toyota Kijang Innova warna putih B 1683 BZR, Daihatsu Terios warna silver B 1009 SOG, dan Toyota Avanza warna silver B 1833 PZP.

Keduanya dipersangkakan dengan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 64 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

 

 

Pewarta : MM/Rls

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *