Dicap sebarkan berita Hoax, sekilasbanten.com tantang adu data

  • Whatsapp
Angga, wartawan sekilasbanten.com

MITRAPOL.com, Serang Banten – Adanya pemberitaan di Dua media online yang seakan-akan menyalahkan atau menyudutkan media sekilasbanten.com, dengan menyatakan bahwa pemberitaan di media sekilasbanten.com itu Hoax, ditampik oleh Angga selaku wartawan yang memberitakannya.

Mitrapol.com, Angga menerangkan bahwa dalam pemberitaannya dengan judul “Dana Operasional PAUD Kecamatan Mancak Diduga Disunat” saya tegaskan tidak Hoax.

“Saya menulis berita sesuai hasil konfirmasi di lapangan dan unsur Hoaxnya dimana, kita memilik rekaman suara dari salah satu Ketua Gugus dan juga pengakuan dari yang mengkoordinir uang tersebut serta pengakuan dari beberapa pengurus PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang berada di kecamatan Mancak,” tegas Angga. Jumat, (7/8/20).

Apakah itu disebut Hoax ketika kita sudah konfirmasi kepada yang beberapa pihak yang bersangkutan dan yang perlu di garis bawahi kita memberitakan bukan mengenai pungutan liar akan tetapi mengenai adanya dugaan pemotongan, walaupun pencairannya melalui transfer ke rekening masing-masing PAUD tetapi sudah ada oknum yang mengkoordinir nominal tersebut, kita gelar aja bersama datanya nanti semua tau siapa yang memberitakan tentang berita Hoax, lanjut Angga yang merasa disalahkan atau terpojokkan.

Di hari yang sama, melalui Whatshap, Pimpinan Redaksi sekilasbanten.com, Nursetyawan menegaskan bahwa pemberitaan atas dugaan dana Paud disunat (bukan dipungli) yang diterbitkan sekilasbanten.com beberapa hari yang lalu sudah sesuai dengan temuan dan fakta di lapangan.

“Wartawan saya Angga sudah saya klarifikasi dan dia menunjukkan bukti rekaman dan data pendukung lainya, terus hoaxnya dimana, kalau saudara Bahtiar merasa berita itu hoax silahkan klarifikasi ke Angga ajak adu data,” jelasnya.

Terkait pemberitaan hak jawab yang disampaikan Pembina PAUD Kecamatan Mancak Bahtiar, menurut pria yang biasa disapa Gusnur tersebut ya sah-sah saja, namanya juga hak jawab.

“Berita hoax itu kalau tidak ada narasumbernya, kalau wartawan saya membuat statement sendiri itu baru hoax, yang dituliskan sudah sesuai apa kata narasumber yang sudah ada rekamanya, kalau tidak terima ya silahkan tuntut narasumbernya kalau wartawan hanya menulis hasil konfirmasi saja,” paparnya.

Adapun pemberitaan di salah satu media online yang mescreenshotkan link berita sekilasbanten.com kemudian diatasnya di label hoax, dirinya sangat menyesalkan kejadian tersebut, seharusnya wartawan tersebut mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada wartawan sekilas banten apakah yang di tulis sesui bukti dan fakta atau tidak.

“Sebenarnya saya tidak mau berpolemik antar sesama rekan seprofesi, dan jangan sampai terjadi kesalah pahaman gara-gara pemberitaan tersebut. Karena berita yang ditulis angga ada dasar bukti dan datanya,” terangnya.

Menelusuri tentang ramainya pemberitaan tentang anggara biaya operasional PAUD di Kecamatan Mancak menimbulkan pertanyaan besar.

Hal ini diperkuat dari pengakuan salah satu kepala lembaga PAUD yang namayan tidak mau disebutkan ini membenarkan adanya pungutan.

Kalau untuk secara langsung penilik tersebut tidak meminta dan menyebutkan pungutan, tetapi paud di kordinir oleh masing-ketua ketua gugus.

Masing-masing lembaga dipinta Rp.100.000 untuk disetorkan ke ketua gugus.Adapun untuk uang kas gugus itu ada yg 20.000, 30.000, 40.000 dan 60.000.

Jadi jelasnya,perlembaga dimasing-masing gugus disetiap lembaga Paud mengumpulkan uang yang berfariasi,yaitu Rp.120.000, Rp.130.000, Rp140.000 dan Rp.160.000.

Untuk yang tidak cair BOP dari 38 PAUD itu hanya 2 PAUD (al-firdaus dan Bani insani) dengan alasan PAUD tersebut bandel tidak nurut, padahal PAUD tersebut sudah tarik dapodik, sudah pemberkasan usulan BOP yang di tandatanganit penilik satunya (Saluri) bahkan sudah MOU, imbuhnya.

 

 

Pewarta : R. Siregar.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *