Ketua DPW BPI-KPNPA RI Papua : Awasi penggunaan Anggran Covid-19 di 29 Kabupaten,1 Kotamadya di wilayah Provinsi Papua

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jayapura Papua – Ketua DPW Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI-KPNPA RI) Provinsi Papua, Hardin, meminta kepada para kepala daerah di 29 Kabupaten dan 1 Kotamadya di wilayah Provinsi Papua agar semua anggaran Covid-19 dipergunakan sebaik mungkin dan dipertanggung jawabkan sesuai kebutuhan anggaran yang sudah diturungkan dari dareah itu sendiri maupun Pusat. Jumat. (07/08/20).

Hardin mengatakan,”Saya Menghimbau kepada para Bupati di 29 Kabupaten dan Walikota Jayapura se-Provinsi Papua agar tidak mengambil keuntungan dalam anggaran Covid-19,” ujarnya.

Disela sela kesibukannya Hardin mengatakan kepada wartawan mitrapol melalui via telepon, bahwa banyak masyarakat menyampaikan atau melaporkan kepada kami melalui tertulis maupun lisan.adapun beberapa laporan berupa banyaknya masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan secara langsung tunai (BLT) maupun sembako dari dinas sosial, kata Hatdin.

Lanjutnya, adapun harapan masyarakat yang diwakili oleh kami sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat meminta kepada Penyelenggara anggaran yaitu kepala-kepala daerah di 29 kabupaten dan 1 kotamadya wilayah provinsi Papua agar dapat di pergunakan dengan sebenar benar nya yang terbebas dari korupsi.

Sesuai dengan instruksi Presiden, semua anggaran diperuntukan untuk kegiatan Covid-19 dengan catatan harus di pertanggung jawabkan sesuai dengan yang peruntukan. Dan Hardin menegaskan bahwa kami BPI-KPNPA RI Provinsi Papua akan selalu terus memantau perkembangan berhubungan mengenai anggaran Covid-19 ini, tegasnya.

Hardin juga meminta kerja sama yang baik kepada pihak pihak yang berwenang seperti institusi Polda,Kejati dan Kajari yang ada di provinsi Papua agar bisa bekerja sama dengan kami selaku Lembaga Swadaya Masyarakat, tutup Hardin.

 

 

Pewarta : Adm

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *