Sikap tegas Ketua DPW Ormas Badak Banten terhadap oknum anggota yang terdera Kasus Hukum

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Banten, Ormas Badak Banten mengambil sikap tegas terhadap EN, oknum anggota Badak Banten yang terdera kasus Hukum hingga berurusan dengan aparat penegak hukum jajaran Kepolisian Resot Kabupaten Lebak.

Seperti diterangkan Eli Sahroni, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi banten Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Badak Banten menjelaskan. EN, merupakan oknum anggotanya yang tengah berprahara di ranah Hukum. Tentu saja, sebagai warga negara kita harus taat dan patuh terhadap hukum yang berlaku, maka pihaknya akan menghormati proses serta menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran aparat kepolisian Resort Lebak untuk menjalankan proses secara prosedural dan profesional.

Namun, Kata Eli, sikap didalam internal Ormas Badak Banten, dirinya juga akan mengambil langkah kongkret secara bijak dan profesional mengacu pada aturan yang termaktub dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, AD-ART Ormas Badak Banten.

“Sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Anggaran Rumah Tangga ayat 1 huruf c, bahwa anggotadinyatakan berhenti apabila dipecat oleh Dewan Pimpinan Pusat DPP atas usulan Dewan Pimpinan Wilayah dan atau karena yang bersangkutan melanggar ketentuan AD-ART organisasi dan atau beberapa kali membuat kesalahan yang merugikan nama baik organisasi secara sengaja juncto pasal 13 ayat 2 huruf b melakukan tindakan yang merugikan organisai,” terangnya

 

Lanjut Eli, kembali dia menjelaskan, mengenai dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan EN kami telah serahkan kepada pihak kepolisian namun, Untuk pelanggaran AD-ART organisasi dirinya telah mengusulkan untuk pemberhentian terhadap EN, kepada DPP Badak Banten

“EN telah melanggar aturan dan merugikan nama baik organisasi, untuk itu saya telah mengajukan Pemberhentiannya ke DPP,”Tegas Eli yang menyatakan bahwa aturan tersebut berlaku bagi semua kader Badak Banten.

Meski demikian, Eli Sahroni akan tetap bersikap bijaksana terhadap mantan anggota Badak Banten yang kini tengah menjalani proses hukum. Eli mengaku dirinya tidak ingin memutus tali silaturhami terhadap EN, mantan anggota Badak Banten, DPC Lebak Gedong.

“Pasti saya akan besuk dia, apapun yang terjadi dia itu rekan bahkan keluarga besar kita, adapun dikeluarkan dari BB itu karena ada aturan organisasi yang harus ditegakan,”Kata Eli kembali menegaskan bahwa aturan itu berlaku bagi semua kader Badak Banten yang melanggar akan dikenakan sanksi sama.

Ormas Badak Banten, memiliki semboyan Lebih dari sekedar Persaudaraan. Kalimat itu seharusnya dijunjung tinggi serta dapat digunakan dalam bersosial ditengah masyarakat.

Jangan harap, Organisasi ini dijadikan tempat untuk bertingkah ugal-ugalan, arogan, membuat keonaran, mengintimidasi masyarakat terlebih kepada sesama anggota Badak Banten.

Ketua DPW Provinsi Banten, Eli Sahroni berpesan, agar semua kader Badak Banten mengingat pesan Ketua Umum Buya Sujana Karis. Dibalik nama besarnya sebagai Tokoh Jawara Banten tetapi beliau selalu rendah hati bahkan meminta agar seluruh kader merubah paradigma Ormas yang identik dengan kekerasan, anarkis dan hal negatif lainnya

“Badak Banten Lebih dari sekedar Persaudaraan. Gunakan akal sehat bukan dengan mengadu otot”,Kata Ketua Umum Buya Sujana Karis yang ditirukan Eli Sahroni saat berpidato dalam acara Muswilub DPW Provinsi Banten beberapa waktu lalu di Kota Tangerang.

 

 

Pewarta : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *