Berani simpan Air Sof Gun tanpa izin, warga Brayan City diadili 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Joni (48) warga Jalan Komplek Brayan City Kelurahan Pulo Brayan Kec. Medan Barat Kota Medan, didakwa terkait dengan senjata Air Sof Gun yang dimilikinya tidak punya izin.

Persidangan di ruang Cakra -7 PN Medan, Selasa (11/10/2020), beragendakan pembacaan dakwaan jaksa,  yang langsung dihadiri terdakwa didampingi Penasihat Hukum (PH) Syahrul Ramadhan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anwar Ketaren menyebutkan, peristiwanya Jum’at, tanggal 07 Pebruari 2020 sekitar pukul 07.30 wib. Terdakwa di tangkap di sebuah Rumah di Komplek Brayan City, Kelurahan Pulo Brayan, Kec. Medan Barat, Medan,

Saat itu, terdakwa sedang berada di rumahnya,  datang petugas kepolisian yang mencurigai terdakwa yang ada kaitanya dengan jaringan judi online.  Selanjutnya petugas menggeledah rumah terdakwa.

Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan tas jinjing yang disimpan dalam lemari yang berisikan sepucuk senjata Air Sof Gun, lengkap dengan tabung gas dan  gotri (mimis) .

Lalu petugas menanyakan tentang izinnya, maka terdakwa tidak dapat menunjukan izin atas kepemilikan senjata Soft Gun tersebut.

Ujungnya, terdakwa mengakui, senjata Soft Gun  diperolehnya dengan cara membeli Rp 1,5 juta tahun 2017, dari seseorang yang bernama Indra Gunawan alias Asong  yang bekerja sebagai pengurus security komplek Brayan City.

Dipastikan, terdakwa tidak ada memiliki izin dari yang berwenang untuk menguasai senjata Soft Gun, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri No. 8 tahun 20012 tentang Dasar Soft Gun kategori senjata api

Kemudian, petugas  menangkap terdakwa dan menyerahkannya ke Kantor Polda Sumut. Perbuatan terdakwa diancam  pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951.

Usai pembacaan dakwaan jaksa, majelis hakim diketuai Jarihat Simarmata menunda sidang hingga pekan depan.

 

 

Pewarta : ZH

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *