Bupati Batang lounching layanan panggilan darurat 112

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jateng – Pemerintah Kabupaten Batang lounching pelayanan darurat 112 oleh Bupati Batang di ruang Commend Center Kabupaten Batang Jawa Tengah. Rabu (12/8/20)

Lounching panggilan darurat 112 yang dilaksanakan secara virtual di ikuti Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Suyono, Dandim 0736/Batang diwakili Kasdim Mayor Inf. Raji, Kapolres Batan AKBP Abdul Waras, Kajari atau yang mewakili, Kementerian kominfo Kabupaten Batang bersama jajaran, dalam kegiatan telah mengikuti protokol kesehatan.

Disampaikan Bupati Batang Wihaji,”Pentingnya kedaruratan panggilan 112 , sesuai peraturan menteri komunikasi nomor 10 tahun 2016 tentang pelayanan nomor tunggal panggilan darurat 112 , tentu ini bagian dari dirivasi amanah peraturan tersebut.”

‘Memberikan layanan kepada masyarakat khususnya kedaruratan ketika terjadi kebakaran, kecelakaan, darurat kesehatan, bencana alam dan kerusuhan. Pelayanan cepat perkenaannya bagaimana melayani masyarakat Batang yang efektif, efisien, sederhana. Pelayanan darurat ini akan kita sosialisasikan melalui Kecamatan Kecamatan supaya dapat sampai ke masyarakat.

Lanjutnya,”Untuk mempermudah kepada masyarakat terlayani dengan baik, dengan adanya Call Center 112 , seperti kebakaran, kecelakaan, kesehatan dan lainnya dalam kebutuhan cepat dalam pelayanannya, contohnya ketika terjadi kecelakaan pada titik titik tertentu, langsung saja hubungi 112 nanti kita terintegrasi polisi akan datang, jika terjadi kebakaran maka pemadam langsung akan datang, apabila butuh derek juga perhubungan akan langsung datang cukup dengan menghubungi 112 dan selama 24 jam tanpa pulsa (gratis),” jelas Wihaji

Dirjen penyelenggaraan pos dan informatika Prof. Dr. Ahmad M. Ramli menyampaikan, Saya memberikan apresiasi kepada Bupati serta jajaran, karena dalam suasana Covid yang belum reda masih dapat melaksanakan tugas yang strategis dan efisien.

Konsep 112 ini sudah banyak yang menggunakan dalam situasi darurat seperti halnya menyangkut masalah kesehatan, kebakaran, bencana alam dan lainnya.

”Call center 112 itu gratis dapat dihubungi kapan saja, hal ini supaya disosialisasikan kepada masyarakat agar tidak disalahgunakan yang dapat berakibat petugas menjadi agak terlena dan sepele, sehingga pertolongan menjadi terlambat,” papar Prof. Dr. Ahmad.

 

 

Pewarta : Irul /Herry /Imam

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *