Raker Banggar DPRD sulsel dengan TPAD Provinsi sulsel Dan BKAD dan sejumlah OPD

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat(DPRD) Provinsi sulsel adakan rapat kerja pada hari Rabu (12/8) di G.Tower kantor DPRD Jl urip sumiharjo makassar.

Ada tiga agenda rapat kali ini yaitu Penyersian hasil rapat komisi,penetapan hasil pembahasan dan Penyusunan pendapat akhir badan anggaran(Banggar) terhadap ranperda pelaksanaan pertanggungjawaban anggaran T.A 2019.
Melalui wakil Badan anggaran (Banggar) dan anggotanya yang turut hadir dalam rapat ini menyaksikan secara langsung penyampaian hasil pemakaian anggaran (TPAD) Pemprov terhadap sisa lebih pembayaran anggaran (silpa) ada penurunan sampai milyaran rupiah maka pihaknya meminta (DPR) agar dalam rapat ini ada kesepakatan bersama agar kedepannya silpa ini bisa diguanakan untuk kebutuhan lain.

DPR Juga meminta untuk silpa T.A 2019 ini di gunakan untuk pendidikan sperti penambahan Gedung sekolah dan peternakan dan sektor pertanian, ungkap Ketua Komisi C.

Respon positif datang dari asisten III(Tiga) Gubernur selaku yang mewakili gubernur sulsel akan menyetujui untuk dilanjutkan pembahasan ini dan akan disampaikan ke Gubernur sulsel termasuk silpa dan penangan tanggap bencana pasca banjir di Masamba sperti yang di sampaikan peserta rapat sebelumnya. Untuk bersama sama legislatif dan eksekutif dan pihak terkait pemulihan.kondisi pasca banjir di Masamba.

Kendaraan Dinas(Randis) yang sudah lama dan sudah tidak bisa digunakan agar bisa dihapus untuk mengurangi beban APBD kita, sebut salah satu anggota Komisi.

Kepala BKAD sulsel yang turut hadir dalam raker ini menyampaikan bila pihaknya dan bersama OPD,( Tim TPAD) Pemprov Sulsel akan secepatnya menyesuaikan angka angka silpa yang diketahui ada selisih (perbedaan) antara laporan OPD dengan penyampaian BKAD, maka pihaknya akan secepatnya menuntaskan laporan pertanggungjawaban terkait silpa dan memberikan secara tertulis Silpa T.A 2019 ke DPRD.

Dewan juga meminta agar pelayanan izin di Dinas PTSP sulsel (Pelayanan Teradu Satu Pintu) lebih disiplin dalam mengeluarkan izin dan tidak berbelit agar para investor dan pelaku usaha dan lainnya tidak kesulitan.

 

 

Pewarta: Ghugunk

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *