Kabar gembira, sebanyak 157.599 Pekerja Swasta di Lampung akan terima bantuan 2,4 Juta dari BPJS

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi bagi pekerja swasta sebanyak 157.599 yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), mulai September 2020 yang ada di Lampung.

Dana 37,74 triliun di anggarkan pemerintah dalam program subsidi pekerja terdampak Covid-19.Adapun yang akan diterima sebesar 600 ribu per bulan selama empat bulan.Jadi, para pekerja menerima total 2,4 juta dan disalurka melalui skema pencairan atau transfer dilakukan dua bulan sekaligus sebanyak dua kali.

“Syaratnya, penerima subsidi adalah peserta BPJamsostek yang masih aktif, dengan gaji di bawah 5 juta per bulan, berdasarkan data upah yang dilaporkan dan tercatat pada BPJamsostek,” kata Kepala BPJamsostek Lampung 1, Widodo, Kamis (13/8/2020).

Penyaluran dana tersebut melalui rekening bank masing-masing pekerja. Untuk itu, BPJamsostek Lampung meminta kepada perusahaan agar dapat memenuhi segera persyaratannya, guna mempercepat proses pengumpulan data berupa nomor rekening para pekerja.

Menurut Widodo, penghimpunan data berlangsung di dua kantor BPJamsostek, yakni BPJamsostek Lampung 1 . Hingga kemarin, pihaknya mengumpulkan lebih dari 65 ribu nomor rekening tenaga kerja dari total 125.895 tenaga kerja yang terdaftar di BPJamsostek Lampung 1.

Dia mengatakan pihaknya hanya mengumpulkan data rekening tenaga kerja dengan upah di bawah Rp 5 juta. Terkait  penyaluran dan dapat atau tidaknya pekerja diserahkan ke pemerintah pusat.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh petugas perusahaan agar melaporkan data rekening tenaga kerjanya ke BPJamsostek melalui sistem yang kami siapkan serta melakukan konfirmasi ke pembina perusahaan,” kata Widodo
Dari Bandarjaya, Lampung Tengah.

Kepala BPJamsostek Lampung 2, Darwati, mengatakan hingga Jumat (14/8/2020) pagi, pihaknya berhasil mengumpulkan 18.943 nomor rekening pekerja swasta dari 31.704 tenaga kerja yang berada di wilayah kerjanya.

“Data ini akan terus bertambah dan akan selalu dikonformasikan ke HRD untuk dapat dengan cepat melakukan pengumpulan dan pelaporan nomor rekening,” pungkas Darwati.

 

 

Pewarta : MM/DBS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *