Rapat Paripurna DPRD tekait persetujuan bersama tentang pertanggung jawaban APBD Provinsi Sulsel Tahun 2019

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Sulsel melaksanakan penandatangan persetujuan bersama antara DPRD dan Gubernur sulsel tentang ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi sulsel.

Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irwan Hamid, mengapresiasi langkah Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, dalam mengatasi bencana alam di Sulsel.

Banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, selain menelan korban juga banyak infrastruktur hingga perumahan warga setempat yang rusak parah. Olehnya itu, Irwan Hamid mengaku sudah banyak bantuan Gubernur Sulsel untuk masyarakat Luwu Utara.

Dengan kepedulian pemerintah provinsi atas bencana tersebut, pemerintah pusat pun memusatkan perhatian untuk masyarakat Luwu Utara.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Gubernur, telah membantu Luwu Utara,” ucap Irwan Hamid pada rapat paripurna DPRD Sulsel, di Ruang Rapat Paripurna, Kamis sore, 13 Agustus 2020.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Syamsuddin Karlos. Ia mengucapkan terimakasih atas kerja keras Pemprov Sulsel hingga berhasil meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di Sulsel.

Selain itu, ia mengakui, Gubernur Sulsel memang sangat gesit dalam menangani bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Sulsel, termasuk banjir di Kabupaten Jeneponto 2019 silam.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak atas kerjanya Bapak Gubernur dan mendapatkan WTP dalam waktu satu tahun ini. Kami apresiasi terhadap kecepatan menanggapi bencana alam baik di Jeneponto, Luwu Utara dan daerah-daerah lainnya,” ungkapnya.

Legislator asal Jeneponto ini berharap, Pemprov Sulsel meski sudah berhasil membangun Rumah Hunian Sementara (Huntara), namun perlu diperhatikan rumah permanen.

“Mungkin bisa dilihat bagaimana infrastruktur disana, termasuk rumahnya masyarakat di Masamba,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengaku, sampai saat ini Pemprov Sulsel dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah membangun 100 unit Huntara dari rencana awal sebanyak 400 unit. Namun 300 unit akan dialihkan untuk pembelian lahan perumahan hunian tetap seluas 8 hektare.

“Tadi soal perumahan masyarakat Masamba, Alhamdulillah kami sudah bangunkan 100 unit dari rencana 400 unit, sisanya kita alihkan untuk lahan perumahan hunian tetap,” tutupnya.

 

 

Pewarta : Ali Ghugunk

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *