Dikonfirmasi terkait Kasi Paud dan Penilik kecamatan Mancak, Kadis Pendidikan serang bungkam

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Serang Banten – Kepala Disdik Kabupaten Serang Banten, Dr. H. Asep Nugrahajaya, M.Pd, bungkam engga berkomentar saat dikonfirmasi mempertanyakan ramainya pemberitaan tentang Kasi Paud dan Penilik Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang Banten.

Media Mitrapol.com sudah berupaya untuk melakukan komunikasi baik itu lewat seluler maupun lewat pesan WhatsApp, Kadis hanya membaca dan tidak membalas apa yang ditanyakan wartawan. Padahal, wartawan hanya ingin mempertanyakan terkait dugaan kedekatan khusus antara Kasi Paud dan Penilik kecamatan Mancak yang ramai di beritakan di berbagai media.

Diketahui telah beredar pemberitaan tentang dunia pendidikan di wilayah kabupaten Serang di berbagai media dengan judul “Dana Operasional PAUD Kecamatan Mancak disunat”, kemudian ada pemberitaan media lain lagi berjudul”Tudingan Dugaan Dana Paud Kecamatan Mancak,Bahtiar:itu tidak benar,dan berlanjut pemberitaan Mitrapol.com berjudul”Dicap sebarkan berita hoax, Sekilasbanten.com tantang adu data”.

Berlanjut pemberitaan Mitrapol.com yang berjudul”Dugaan hubungan spesial Kasi Paud Dinas Pendidikan Serang dengan Penilik kecamatan Mancak”, semua itu menunjukkan suatu keseriusan seorang Kepala Dinas Pendidikan untuk membuat langkah untuk menyelesaikan ataupun meluruskannya kepada Publik.

Royen Siregar selaku Ketua LSM SANRA (Sayap Amanah Nusantara) DPW Banten menyoroti dan menganggap dengan pemberitaan-pemberitaan tentang penilik Paud dan Kasi ini adalah suatu kebobrokan dunia Pendidikan di kabupaten Serang.

Dinas Pendidikan merupakan unsur pelaksana otonomi daerah yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten, paparnya.

Saya memantau dari awal tentang pendidikan Paud Mancak bahkan sudah mencari informasi yang dimana aduan dari para narasumber yang mengatakan seringnya merasa ditakut-takuti oleh oknum jababatan penilik untuk yayasan paud yang ada dikecamatan mancak, terang Royen.

Dikatakanya lagi, dari dugaan pungutan BOP Paud di kecamatan Mancak yang berpariasi yakni, masing-masing lembaga dipinta Rp.100.000 untuk disetorkan ke ketua gugus. Adapun untuk uang kas gugus itu ada yang 20.000, 30.000, 40.000 dan 60.000.

Keterangan yang dapat saya himpun, perlembaga dimasing-masing gugus setiap lembaga Paud mengumpulkan uang yang berfariasi,yaitu Rp.120.000, Rp.130.000, Rp140.000 dan Rp.160.000., ini untuk apa, tegas Royen.

Sangat perlu suatu tindak tegas dari seorang kadis terhadap bawahannya, apalagi beberapa berita yang beredar tentang kasi dan penilik mancak, dan yang sangat jelasnya tidak dicairkannya BOP Fua Paud yang alasan yang gak mausuk akal yaitu membandel.

Untuk saat ini sikap dari Kadis dan Kasi Paud Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Serang, terkesan melidungi Penilik PAUD tentunnya berdampak akan  menimbulkan polemik dan  jadi pertanyaan besar bagi publik jika hal ini di anggap sepele akan merusak citra baik bagi instutusi lembaga pendidikan, imbuhnya.

 

 

Pewarta : Adm

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *