Miris, ada rumah reot disamping Istana megah di Lampung Timur

  • Whatsapp
Rumah reot seorang janda yang ada disamping Istana milik keluarga Bupati Lampung Timur, Senin (10/8/20).

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Ada pepatah dahulu, hidup bertetangga dengan orang kaya bisa bahagia. Namun hal itu tidak berlaku bagi ibu Siti Rohaya (55 ) warga dusun Tegal Sari Pasar Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Sejak ditinggal suami (alm. Amir) beberapa Minggu yang lalu, kehidupan wanita ini semakin sulit dan sangat memprihatinkan. Untuk menghidupi tiga orang anak, ia harus berjuang bekerja sebagai pekerja rumah tangga agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Yang membuat miris, rumah reot milik Siti Rohaya berdampingan dengan istana megah milik keluarga Bupati Lampung Timur yang saat ini menjabat.

Saat ditemui awak media, Siti Rohaya didampingi, Ali putra pertamanya menjelaskan bahwa selama ini sebelum suaminya meninggal baru kali ini mendapatkan bantuan terdampak Covid.

“Sewaktu anak saya masih sekolah ada bantuan, tetapi hanya uang. Karena anak saya sudah lulus jadi enggak ada lagi. Kalau bantuan seperti beras, telur dan sayuran belum ada. Baru sekarang karena zaman corona ini dapat bantuan. Memang kita dapat juga, tapi kita enggak tau dari siapa,” jelas Siti kepada awak media, Senin (10/08/20).

Ditambahkan Siti, ia berharap agar pemerintah Lampung Timur lebih peduli kepada rakyat kecil.

Ibu Siti Rohaya (kanan) didampingi Ali saat ditemui awak media, Senin (10/08/20).

“Kami mohon kepada pemerintah yang mengatur bantuan, agar kami terus dapat. Suami saya sudah meninggal dan mungkin bantuan ini sangat penting bener,” tambah Siti.

Seharusnya dengan adanya berita ini, seluruh perangkat dijajaran pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur, mulai dari tingkat bawah hingga atas adalah cambuk. Artinya kedepan perlunya cross cek segala bantuan sosial yang ada. Sehingga seluruh bantuan dapat benar-benar tersalurkan dan tepat sasaran.

 

 

Reporter : MM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *