Berawal dari pengembangan kasus pembunuhan, Polda Metro Jaya ungkap Kelinik Aborsi Raden Saleh

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Polda Metro Jaya kembali mengungkap sebuah Klinik yang diduga melakukan Praktek Aborsi, dimana sebelumnya beberpa bulan yang lalu tepatnya di Bulan Februari 2020 Ditkrimsus Polda Metro Jaya juga telah berhasil mengungkap kasus yang sama di bilangan Paseban Jakarta Pusat.

Kasus praktek aborsi ini bukan menjadi rahasia umum, dimana masyarakat sebenarnya sudah tahu apa yang ada di Klinik Raden Saleh tersebut. Klinik ini hanya berkedok sebuah klinik kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan kandungan, namun dalam prakteknya klinik ini kerap melakukan aborsi.

Kasus ini terkuak dari hasil pengembangan kasus pembunuhan orang asing asal Taiwan yang terjadi di Cikarang Bekasi Jawa Barat.

Dalam kesempatan ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri yunus yang didampingi Dirkrimum, Kombes Pol. Tubagus Ade Hidayat  mengatakan, telah menangkap 17 tersangka 3 diantara merupakan seorang dokter yang berinisial SS, SWS, TWP, dan 14 tersangka lain mempunyai peran masing-masing.

“Tersangka berinisial J bersama seorang dokter spesialis kandungan yang berinisial SWS mendirikan sebuah klinik aborsi tersebut di Jalan Raden Saleh l RT. 002/RW. 002 No 10 kelurahan Kenari, Senen Jakarta Pusat. Klinik ini diduga telah beroperasi selama 5 tahun, dan dalam 1 hari klinik ini telah mengaborsi sebanyak 5 hingga 7 orang dengan biaya yang di dapat dalam sebulan Rp, 70.000.000. Dalam prakteknya dokter SWS, di bantu duan orang dokter berinisial SS dan TWP” kata Yusril di Mapolda Metro Jaya. Selasa (18/08/2020).

Dir Krimum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menambahkan, pihaknya akan menjerat tersangka dengan Pasal 299, 246, 348, dan 349 KUHP, Pasal 194 juncto 75 Undang-Undang (UU) Kesehatan.

“Kami akan menjerat para pelaku dengan tiga aturan hukum,” ujar Tubagus.

 

 

Pewarta : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *