Berikan perlindungan bagi PMI, Kementerian BUMN dukung penuh BP2MI

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat mendukung Badan Perlindungan Pekerja Migran indonesia (BP2MI) dalam upaya turut serta memberikan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Bentuk dukungan kementerian BUMN diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian BUMN dan BP2MI tentang Koordinasi Tugas dan Fungsi Lingkup Kementerian BUMN dengan BP2MI.

Ada empat komitmen Kementerian BUMN dalam memberikan pelindungan bagi PMI. Adapun komitmen tersebut, antara lain Kementerian BUMN turut memfasilitasi pelatihan kerja bagi calon PMI, keberangkatan dan kepulangan PMI, remitansi bagi PMI, dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mikro, pelatihan kewirausahaan, dan promosi produk purna PMI.

Menteri BUMN, Erick mengatakan, MoU yang telah ditandatangani ini adalah bukti keberpihakan dan kolaborasi instansi pemerintah untuk meningkatkan hidup para pekerja migran. MoU akan menjadi payung dan ditindaklanjuti dengan perjanjian-perjanjian kerja sama yang konkrit sesuai dengan empat komitmen yang telah disepakati.

“Keberadaan para Pekerja Migran Indoensia (PMI) itu sangat penting. Selain menjadi diaspora kita di luar negeri, mereka juga berkontribusi dalam menambah devisa negara sehingga pemerintah harus hadir untuk melindungi dan memberikan bantuan agar para pekerja migran dapat hidup dan bekerja dengan tenang di negara lain,” kata Erick dalam sambutannya setelah penandatanganan MoU di Kantor BP2MI Pancoran Jakarta Selatan. Selasa (18/08/2020)

Dirinya menambahkan, bentuk dukungan BUMN terhadap PMI, diantaranya fasilitas pengiriman uang yang disediakan oleh PT POS Indonesia, dan penyediaan helpdesk keberangkatan dan kepulangan PMI dari PT Angkasa Pura I dan II.

“Saya berharap kerja sama antara BP2MI dan BUMN dapat berjalan dengan baik dan dapat diperluas di kemudian hari untuk membantu para pekerja migran, baik ketika mereka merantau maupun sekembalinya ke tanah air,” ucap Erick

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menyebut, PMI memiliki kontribusi yang sangat penting dalam memperkuat perekonomian Indonesia. Bahkan, remitansi PMI mencapai Rp159,7 triliun.

“Hampir setara dengan sumbangan migas kita. Dan PMI juga mencari nafkah hingga ke negeri orang untuk memastikan pendidikan generasi penerus tidak terputus. Maka sudah sepantasnya mereka dimerdekakan, dijadikan warga negara VVIP (very very important person) karena kontribusi dan pengorbanan yang telah diberikan kepada kita,” ujar Benny.

Oleh Karena itu, Benny menekankan, upaya pelindungan PMI beserta keluarga harus didukung melalui sinergi serta kemitraan antar kementerian atau lembaga, serta pihak lainnya termasuk BUMN.

 

 

Pewarta : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *