Kapolres Beltim sambut Tim Penilaian Kampung Tegep Mandiri

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Beltim — Kapolres Belitung Timur AKBP Jojo Sutarjo, SIK.,MH, menyambut kedatangan Tim gabungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk melakukan penilaian “Kampung Tegep Mandiri”.

Kedatangan Tim yang terdiri dari 16 orang tersebut guna memastikan realisasi kegiatan di lapangan akan kesiapan suatu Desa atau Kampung dalam menanggulangi dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Desa atau Kampung tersebut. Minggu (16/20)

Adapun yang tergabung dalam Tim penilaian “Kampung Tegep Mandiri”, terdiri dari Kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Dinas Ketahanan Pangan dan lembaga terkait.

Kedatangan Tim ini kebelitung Timur dipimpin oleh Kombes Pol Kombes Afriadi, SIK dan didampingi oleh AKBP M. Yusup. Se, Kompol Raspandi, Kompol Hutasoit, Korem Mayor Nawawi, dr. Jimmi. S, Brigadir Benbela, Brigadir Roy Riyadi, Humas Pokdar Kamtibmas Bapak Agus Ismunarno.

Untuk Tim penilai Pemprov yang akan menilai masing-masing bidang sesuai dengan target pencapaian “Kampung Tegep Mandiri” terdiri dari Kabid pencegahan & Kesiapsiagaan DR. Ahmad Fauzan Syahzian, Kasie Kesiapsiagaan Nugroho, SIP, Pranata Komp. Pelaksana Yudistira, Kasubbag Perencanaan¬† Sumerfi, Staf Kesiapsiagaan Audey Roberto, dari Dinkes Rita Agustina, dan dari Dinas Pangan Sarmili.

Ada dua Desa di wilayah Kab. Beltim yang ikut di lombakan dalam kegiatan ini yaitu Desa Gantung dan Desa Mentawak. Untuk penilaian yang pertama itu di Desa Gantung, Tim tiba di lokasi Posko siaga Covid-19 Desa Gantung pukul 09.15 Wib, rombongan Tim disambut langsung oleh Camat Gantung, Kades Gantung dan seluruh yang tergabung langsung di Posko Covid-19 Desa Gantung.

Tim melakukan penilaian terkait hasil UMKM Desa, tanaman hidroponik, dokumen pendukung kegiatan yang telah di lakukan dan di upayakan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, rumah isolasi yang disiapkan Desa, sampai dengan sawah sebagai lokasi ketahanan pangan Desa Gantung.

Setelah melakukan penilaian di Desa Gantung, Tim langsung bergegas ke Desa Mentawak Kec. Kelapa Kampit. Untuk indikator penilaian “Kampung Tegep Mandiri” ditekankan pada tiga aspek yakni, kesehatan, sosial budaya dan keamanan dan ketiga program tersebut harus dan dapat direalisasikan dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat.

Pada aspek kesehatan, masyarakat dilakukan pendataan baik yang masuk maupun yang keluar kampung dengan tetap mentaati protokol kesehatan COVID-19. Untuk sosial budaya sendiri, dengan memperkuat ketahanan pangan lokal seperti memanfaatkan lahan atau pekarangan rumah yang kosong untuk ditanami berbagai jenis tanaman termasuk pula budidaya perikanan atau peternakan.

Sementara bidang keamanan, mendorong masyarakat bergotong royong, menciptakan kondisi lingkungan yang aman, tertib dan kondusif termasuk persoalan pangan. Diharapkan dengan dibentuknya “Kampung Tegep Mandiri” agar kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam hal penanganan dan penanggulangan masa pandemi Covid-19 bisa menstabilkan situasi di suatu Desa tersebut.

Masyarakat dilibatkan dengan tujuan bahwa pandemi Covid-19 bukan hanya dari pihak Pemerintahan atau Polri dan TNI saja yang berperan, namun secara bersama seluruh elemen untuk mengambil peranan positif, sehingga dengan kebersamaan terutama terpenuhinya tiga sektor pada “Kampung Tegep Mandiri” dapat menjaminkan pandemi Covid-19 mampu di hadapi bahkan rantai penyebarannya bisa diputuskan.

 

 

Reporter : Serli Agus /TYS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *