Kasus pemukulan remaja pedagang Ayam oleh seorang pria dewasa berujung laporan Polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta –  Berawal dari ketidak sengajaan menyenggol kaki sesama pedagang Ayam, FH (16) diduga mengalami penganiayaan oleh SO. Dugaan penganiayaan terjadi, Selasa (04/8/20).di wilayah Penjaringan Jakarta Utara.

Kasus penganiayaan sendiri sudah dilaporkan ke Polsek Metro Penjaringan, dengan surat Laporan No : 863/k/VIII/2020/Sek Penj, dan kini sedang dalam proses penyelidikan

Menurut FH,”Awal terjadi pemukulan yang saya alami saat itu saya sedang merokok sambil duduk di depan dagangan saya, pelaku itu lewat tidak sengaja tersenggol kaki saya, kemudian dia menarik saya langsung memukul berkali-kali dengan Tangan Kosong hingga saya mengalami luka memar pada Mata sebelah kiri diatas pelipis saya,” ujarnya.

Kejadian langsung dilerai oleh pedagang lainnya yang ada disitu, Saya pun ingat kejadian itu pukul 09.00 WIB. Selasa dua Minggu lalu, Pak, kata FH didampingi Wil Bos pedagang Ayam.

Atas kejadian itu, saya pun melaporkan kepihak berwajib di wilayah Polsek Metro Penjaringan dengan dasar hasil Visum dari pihak Rumah Sakit, saya membuat laporan penganiayaan yang saya alami.

Bos dari FH tempat dia bekerja sebagai tukang potong Ayam menambahkan,”Saat kejadian itu saya tidak melihat anak buah saya dipukul, namun dia yang mengadu ke saya kalau dia dipukul.”

Sontak saya pun mendatangi pelaku,”Saya katakan kalau mau pukul, pukul saya jangan pukul anak kecil, jika kamu ada masalah dengan saya,” tegasnya.

Namun SO, malah seolah mengancam dan berkata,”Awas loe ya, Loe jangan macam macam sama Gw sambil meniru Gaya TP yang menunjuk Nunjuk,”ucapnya saat dikonfirmasi.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP, Panji S,ik Saat dikonfirmasi menjelaskan, kata siapa kasus itu berjalan ditempat ? ujar dia di ruangan Polsek Selasa (18/8)

Kasus itu bukan berjalan di tempat, kasus itu sudah berjalan sesuai prosedur, untuk terlapor saya sudah lakukan pemanggilan klarifikasi, dari kasus penganiayaan itu.

Ini kasus masih berjalan, mekanisme proses hukum stap bay stap, dan sudah saya terapkan mekanisme sesuai prosedur.

Untuk surat panggilan pertama klarifikasi sudah diberikan sudah dilakukan permintaan penjelasan, kepada terlapor.

Yang jelas untuk hasil penyelidikan itu dinamis Bahwa bisa bercabang satu cabang, dua cabang, Tiga Terkait kasus ini yang jelas kita lakukan yang terbaik buat pelapor serta kedua belah pihak dari asas keadilan, yang benar harus benar, yang salah harus salah,” tutupnya.

 

 

Pewarta : Shem

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *