Dugaan korupsi Fingerprint, Kejari Lebak akan segera panggil Kasi Intel

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak Nur Handayani mengaku akan memanggil Kepala Seksi Intelejen ikhwal penyelidikan dugaan korupsi pada pengadaan Fingerprint disejumlah sekolah di Kabupaten Lebak

Menurut Nur Handayani, dirinya belum mengetahui secara pasti penanganan dalam kasus tersebut, keran baru saja menjabat sebagai Kepala Kejari Lebak menggantikan Edi Winarko.

“Saya akan konfirmasi ke Intel dan Pidsus untuk mengetahui sejauh mana penanganannya (Fingerprint) Saya harus pelajari dulu dan akan menanyakan ke kasi Intel sampai dimana penanganannya,” ujar Nur dikutip dari media Titik Nol

Nur Handayani yang sebelumnya menjabat Kepala Kejari Bangli, Provinsi Bali juga mengaku dirinya akan mempelajari keadaan dan situasi di Kabupaten Lebak

“Yang pasti saya meneruskan apa yang telah dilakukan oleh Kejari lama saya harus pelajari keadaan dan sutuasi di Lebak,” imbuhnya

Seperti diberitakan sebelumnya Kejari Lebak telah melakukan pemanggilan kepada sejumlah Kepala Sekolah SD dan SMP di Kabupaten Lebak, terkait pengadaan Fingerprint (Alat Absensi elektronik) atas dugaan manggelembungkan harga barang dalam proses pengadaannya (mark up)

Untuk diketahui, Pemanggilan oleh Kejari Lebak tersebut lantaran Pihak sekolah membeli Fingerprint menggunakan Dan BOS seharga 2,9 juta melalui pihak ketiga, sedangkan untuk harga tersebut dinilai jauh lebih tinggi dibanding harga pasaran Yakni, dibawah 2 jutaan, sekitar 1,4 juta.

Bahkan, Penanganan kasus ini sempat dipertanyakan sejumlah pihak termasuk Anggota DPRD Lebak, Imad Humaedi di Komisi III, meminta agar penanganan kasus tersebut dapat dibuka ke Publik.

 

 

Pewarta : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *