Gadis remaja warga Desa Seberida ditemukan gantung diri di Pohon Jengkol

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Inhu – Sabtu (15/8/2020 diketahui sekira pukul 15.50 WIB telah terjadi Orang Gantung Diri di Pohon Jengkol yang terletak di RT 001 RW 001 Desa Seberida Kecamatan Batang Gansal Kabupaten lndragiri Hulu (Inhu).

Korban PS (14) warga Desa Seberida Kecamatan Batang Gansal, anak dari pasangan suami istri Snd (50) dan NG (37).

Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.Ik melalui Ps Paur Humas Polres lnhu Aipda Misran Ahad (16/8/2020) membenarkan adanya peristiwa gantung diri yang terjadi di Desa Srberida Kecamatan Batang Gansal.

Dijelaskannya, pada Sabtu (15/8/2020) sekira pukul 15.50 WIB adik perempuan korban DA berlari menemui Pamannya yakni MG yang berada tidak jauh dari rumah korban untuk meminta tolong karena melihat korban (kakaknya) PS sudah tergantung di sebatang pohon jengkol menggunakan tali plastik yang berjarak lebih kurang 25 M dari rumah korban.

“Selanjutnya MG dan ditemani PTA langsung menuju tempat yang dimaksud tersebut,” terangnya.

Sesampainya disana, MG dan PTA langsung menurunkan korban dan membawanya kerumahnya yang tidak jauh dari tempat kejadian tersebut, namun ketika korban diturunkan dan dibawa kerumah, nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

Ketika petugas sampai ditempat kejadian, korban dibawa oleh petugas ke Puskesmas Batang Gansal untuk dilakukan pemerikaaan luar, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban, lidah korban di temukan menjulur keluar dan bekas ikatan tali yg terdapat dibagian leher.

Dijelaskannya juga bhwa menurut keterangan saksi DA (adik korban) sebelumnya dia sempat melihat korban pergi memanjat pohon jengkol tersebut, namun tidak merasa curiga kalau korban akan melakukan gantung diri.

“Selain itu bahwa menurut DA korban sudah tiga hari sering bermain dan termenung di Seputaran pohon jengkol tersebut pada waktu siang hari dan di pohon jengkol tersebut sudah ada tangga,” katanya.

Sedangkan simpul tali yang di ikatkan dileher Korban adalah simpul hidup, keluarga korban yang tinggal di TKP (Paman, Nenek, Bibik) sudah menerima tentang kejadian serta Ikhlas dan menolak untuk di lakukan Otopsi, tutupnya.

 

 

Pewarta : Ari Lubis

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *