Seorang mahasiswa di Simeulue Timur diduga lakukan pencabulan, begini kronologisnya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Simeulue – Dugaan Pencabulan Kini terjadi Lagi di Pulau Simeulue Aceh. Team Elang Resmob Turun Tangan, RKS (23) tahun Seorang Mahasiswa, Warga Desa Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue Aceh merupakan pria yang memaksa Korban, LS berusia (19) tahun untuk berhubungan intim dengannya dan LS berusaha untuk melawan.

Di dalam laporan korban LS (nama samaran) Atas dasar laporan LP.B/39/VIII/RES.1.4./2020/ACEH/RES SIMEULUE tanggal 20 Agustus 2020.

RKS bisa masuk ke kamar LS pada saat Rumah LS Kosong. Namun, menanggapi Laporan LS, Team Elang segera Turun Tangan untuk kelokasi melakukan Olah TKP untuk mencari Barang Bukti Lainnya.

Adapun kronologi pelaku masuk ke rumah sehingga berada di Kamar LS dan memaksa LS melakukan Dugaan Pencabulan.

Kepada Paur Humas Polres Simeulue dan sejumlah Awak Media, Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo, S.I.K., melalui Kasat Reskrim IPDA Muhammad Rizal, S.E.,S.H., mengatakan,” berawal Pada Hari Rabu Tanggal ’19 Agustus 2020 Sekitar Pukul 14 00 Wib Pada Saat Pelapor/ Korban LS (19) Sampai Di Rumah Dan Membuka Pintu Kamar tlba- tiba LS Terkejut Melihat ada, seorang lak- laki (RKS) yang Sedang Berbaring di dalam Kamar LS (korban).

Kemudian LS keluar rumah dan memanggil tetangga sebelah rumah (JMD) untuk menemani LS masuk ke dalam Rumah.

Setelah RKS keluar dari kamar LS dan RKS Menuju ke kamar mandi untuk bersembunyi . Kemudian LS masuk ke Kamar untuk menganti Pakaian. Setelah selesai menganti Pakaian, teman LS (JMD) pulang kerumah nya, kemudian LS berdiri di depan Cermin untuk berkemas, tiba-tiba muncul Lagi si pelaku (RKS) dan mengunci pintu rumah LS.

“Selanjutnya LS Ingin membuka kembali Pintu yang sudah dikunci oleh RKS, lalu RKS menarik LS ke sudut dinding Rumah dan langsung memeluk, secara paksa tubuh LS, hingga LS menolak berusaha melawan RKS Sampai berhasil terlepas. dan LS langsung lari keluar dari belakang Rumah karena Pintu belakang Rumah tidak terkunci,” jelas Kasat atas Laporan Sipelapor (Korban).

Kasat membenarkan Laporan Korban.

Kasat juga mengatakan untuk sementara, kasus pelaku akan dikenakan pasal dugaan Tindak Pidana Penacabulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289 KUHP pidana.

“Dan terlapor RKS sudah kita amankan untuk proses pemeriksaan Lebih lanjut,” jelas Kasat.

(Pewarta : Sarwadi)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *