Sadis…! Seorang Ibu di Timika ngaku saksikan Anaknya dianiaya hingga tewas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Warga Timika, Kabupaten Mimika, Papua digegerkan dengan peristiwa temuan mayat di Kelurahan Kamoro Jaya, SP -1 bernama Florida Letsoin (36). Korban diketahui adalah istri dari kepala Kelurahan Kamoro Jaya berinisial SR.

Florida ditemukan tak bernyawa tepat dibawah sebuah pohon Nangka yang berada di halaman belakang rumahnya, Jalan Sadang, Kompleks Swakarsa, Kamoro Jaya, SP -1 pada Senin (24/8/20) sekitar 02:00wit

Diketahui, sehari-hari selain sebagai Ibu Lurah di Kamoro Jaya, Florida juga bekerja sebagai pegawai ASN dan menjabat salah satu Kepala Seksie (Kasie) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mimika.

Informasi yang terhimpun dari pihak keluarga Florida menyebutkan,

Kondisi jasadnya saat ditemukan dalam posisi sedang berlutut dan lehernya dililit tali.

Atas kematian tak wajar itu, pihak keluarga dari Florida menduga kuat bahwa Wanita berumur 36 tahun tersebut tega dibunuh oleh Suaminya sendiri berinisial SR.

Pada Senin, (24/8) siang, keluarga korban didampingi kuasa Hukumnya telah melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib dan tengah ditangani Kepolisian Resort (Polres) Mimika.

Sementara SR yang merupakan suami dari Florida diketahui telah mengamankan dirinya di Mapolres Mimika.

Kuasa hukum keluarga. Valentinus Ulahaijanan, SH bersama Yosep Temorubun, SH

Sebelum ditemukan meninggal, Florida diketahui terlibat pertengkaran hebat dengan suaminya SR.

Ironisnya, pertengkaran hebat itu terjadi di hadapan sang anak kandung yang masih belia dan disaksikan oleh Ibu kandung dari almarhumah Florida.

“Jadi, pada hari Jumat (21/8/20), mereka suami istri bertengkar kemudian pisah rumah. Pada hari Minggu (23/8) sekitar pukul 22:00wit suaminya kembali ke rumah dan bertengkar lagi. SR saat itu mengancam Ibu kandung dari Florida dan disuruh masuk kedalam kamar dan tidak boleh keluar,” kata kuasa Hukum keluarga korban Valentinus Ulahaijanan, SH di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, Polres Mimika, Senin, (25/8/20).

Valentinus menambahkan, berdasarkan penjelasan dari sang Ibu kandung Florida bahwa, saat pertengkaran hebat berlangsung, dirinya mendengar teriakan minta tolong dari anak semata wayangnya itu. Namun karena ketakutan diancam SR sehingga sang Ibu tak bisa keluar kamar untuk membantu anaknya.

“Selang satu jam kemudian, keadaan sudah mulai tenang. Ibu dari Florida mendengar SR sudah keluar dengan menggunakan mobil. Kemudian dia keluar dan mencari anaknya Florida namun tak ditemukan. Selang satu jam kemudian petugas kepolisian tiba dan mengetuk pintu. Namun sang Ibu kandung meyakini anak semata wayangnya sudah tiada,” pungkasnya.

Lokasi temuan jasad korban

Kepada Wartawan, Ibu kandung Florida menambahkan, semasa hidup bersama. dirinya menyaksikan SR sudah sering melakukan penganiayaan terhadap sang anak semata wayangnya itu.

Bahkan dirinya menyebutkan, bersama cucunya, ia juga menyaksikan pertengkaran terakhir yang menyebabkan hilang nyawa Florida.

“Dia (SR-red) sering pukul Istrinya. Mulai dari pukul kepala, cekik leher bahkan sering ancam dan bilang saya akan bunuh,” bebernya.

Ditempat yang sama, rekanan kuasa hukum lainya yakni Yosep Temorubun, SH justru menyesalkan proses olah TKP pengambilan mayat oleh pihak berwajib.

Pasalnya, berdasarkan penuturan dari mama kandung Florida bahwa Ia dilarang petugas kepolisian untuk mendekat dan menyaksikan olah TKP pengambilan mayat anaknya itu.

“Kami sesali dan sayangkan petugas kepolisian saat olah TKP pengambilan mayat. Kenapa keluarga dilarang ikut menyaksikan pengambilan mayat termasuk Ibu Kandungnya. Padahal pada saat itu ibu kandungnya harus dilibatkan untuk melihat kejadian itu. Tapi keterangan dari Ibunya dia dilarang, ini tidak boleh dan sangat disayangkan,” kata Yosep.

Dirinya kemudian menyatakan pihaknya akan melaporkan ke Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terhadap oknum petugas kepolisian yang melakukan olah TKP pengambilan mayat tanpa melibatkan pihak keluarga korban tersebut.

“Kalau memang pihak keluarga tidak dilibatkan paling tidak ketua RT/RW setempat dihadirkan untuk menyaksikan. Sehingga olah TKP pengambilan mayatnya jelas. Tapi ini tidak, kita akan laporkan ke Propam hal ini,” tutupnya.

Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto dikonfirmasi MITRAPOL terkait hal ini via WhatsApp pada Senin, (24/8/20) sekitar pukul 21: 55Wit namun hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan balik.

Almarhumah Florida Letsoin diketahui meninggalkan 3 orang anak dari Suaminya SR diantaranya, 2 Laki-Laki dan seorang Perempuan.

 

Reproter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *