Ditreskrimsus Polda Sumut amankan Kades Pasar Batahan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sumut – Ditreskrimsus Polda Sumut telah mengamankan Fajar Siddik (37) Warga Kuala Batahan, Desa Kuala Batahan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Rabu (26/8/2020).

Direktur Reserse Kriminal khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol. Rony Samtana ketika dikonfirmasi awak media membenarkan penangkapan Fajar Siddik yang merupakan Kepala Desa (Kades) Pasar Batahan.

Fajar Sidik diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/25 /IV/ RES.3/ 2019/SU/RES MD tanggal 15 Mei 2019, Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. Sidik/221.a /VI/2020/Reskirm tanggal 16 Juni 2020, dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor: K /145/VIII/ RES.3.3/ 2020/ Ditreskrimsus tanggal 14 Agustus 2020.

Diduga Fajar Siddik semasa menjabat sebagai Kades pada tahun 2016 telah menerima dana Alokasi Dana Desa (ADD) dengan total sebesar Rp 682.381.958 yang bersumber dari ABPD Kabupaten Madina TA 2016 sebesar Rp. 78.000.000 dan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN TA 2016 sebesar Rp. 604.381.985.

Adapun kegiatan dari APBDes Pasar Batahan tersebut terdiri dari 4 Kegiatan yaitu, Kegiatan Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Kegiatan Bidang Pembangunan Desa, Kegiatan Bidang Pembinaan Masyarakat, Kegiatan Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Terhadap pelaksanaan APBDes Pasar Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Madina TA 2016 telah dilakukan realisasi penyerapan anggaran sebanyak 4 (empat) kali sesuai dengan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) yaitu sebesar Rp 682.381.958.

Pada pelaksanaan APBDes Desa Pasar Batahan TA 2016, diketahui adanya kegiatan fisik yang belum selesai dikerjakan namun telah dilakukan penyerapan anggaran yaitu pembangunan Gedung TPA (Taman Pendidikan Alquran) dan bangunan pelengkap yang bersumber dari Dana Desa Pasar Batahan TA 2016 sebesar Rp.413.210.800, yang berlokasi di Desa Pasar Batahan Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina didugaan kegiatan non Fisik.

Kemudian, pada tanggal 26 Oktober 2017 s/d 06 November 2017 telah dilakukan audit oleh Inspektorat Kabupaten Madina (APIP), dan tanggal 26 April 2018 Penyidik bersama dengan Ahli Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara melakukan pemeriksaan Kualitas/Kuantitas terhadap bangunan Gedung TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an) dan bangunan pelengkap di lokasi Desa Pasar Batahan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina dengan kesimpulan adanya kelebihan pembayaran sebesar Rp.215.518.584.

Berdasarkan Laporan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara dari BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 12 Pebruari 2020 terkait pelaksanaan APBDes Pasar Batahan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina TA 2016 terdapat kerugian keuangan Negara sebesar Rp.413.220.466.

Penyidik Ditreskrimsus telah melengkapi alat bukti atas dugaan perbutaan Kepala Desa Pasar Batahan serta melakukan Gelar Perkara penetapan tersangka dan penangkapan terhadap tersangka FAJAR SIDDIK, Jumat (14/8/ 2020).

Penyidik juga turut mengamankan Barang Bukti berupa, 1 exemplar buku tabungan Desa Pasar Batahan Bank Sumut atas nama Desa Pasar Batahan, 1 lembar Rekening Koran Tabungan Bank Sumut atas nama Desa Pasar Batahan periode Januari 2016 s/d Desember 2016.

Kemudian, 1 lembar Rekening Koran Tabungan Bank Sumut atas nama Desa Pasar Batahan periode Januari 2017 s/d Maret 2017, dan 4 lembar Surat Perintah Pencairan Dana, Laporan Pertanggung jawaban Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 Desa Pasar Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal beserta lampiran.

Tersangka telah melanggar pasal 2 Subs Pasal 3 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

 

 

Pewarta : Sahar Siregar

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *