Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, ini penjelasan Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Nunukan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Kabupaten Nunukan masuk dalam Zona Hijau, proses Pembelajaran Tatap Muka siap digelar, tinggal menunggu waktu saja.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Pembinaan dan Ketenagaan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Ridwan AS, S.Sos, angkat bicara.

Terkait kesiapan para pendidik baik Kepala Sekolah maupun Guru dalam menghadapi pembelajaran tapap muka, Ridwan AS menjelaskan, hal tersebut masih dirapatkan oleh tim kabupaten maupun dengan sekolah-sekolah.

Pada dasarnya Guru dan Kepala Sekokah mereka siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, namun demikian keputusan pembelajaran tatap muka itu tetap dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan.

Saya selaku Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan menyampaikan kepada Kepala Sekolah maupun kepada para Guru jika memang nanti dilakukan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, saya mengingatkan agar benar-benar memperhatikan protokol Covid-19 dalam melaksanakan tugas.

Saya juga menghimbau kepada para guru jika nanti dilaksanakan pembelajaran tatap muka harus benar-benar memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan penanganan covid 19 dan selalu waspada terhadap penyebaran bahaya penyakit virus Corona.

Sementara, masalah penggunaan Dana Bos, kalau kita melihat dari Juknis dari Bosnas atau Bos Pusat itu di tahun 2020 ini memang diarahkan untuk bisa dibelanjakan untuk kelengkapan dalam hal penanganan covid 19 di sekolah masing-masing.

Mereka bisa membelanjakan untuk membeli masker kemudian membeli termometer (Wastafel) kemudian membeli Hand zanitizer dan membeli peralatan disinfektan karena memang dalam seminggu itu paling tidak dua atau tiga kali ruangan sekolah di semprot supaya kita terhindar dari wabah penyakit covid- 19.

Memang dalam ketentuan itu, ada dijelaskan di dalam juknis BOS reguler Permendikbud No 8 tahun 2020 itu jelas bisa diberikan selain itu juga pembelian pulsa untuk siswa maupun guru itu dibenarkan di dalam juknis BOS dalam suasana pembelajaran daring di dalam juknis yang ada.

Menurut Ridwan memang beberapa guru maupun kepala sekolah sudah menyampaikan kepada kita bahwa bagaimana mereka dalam pembelajaran tatap muka nanti itu kesiapan-kesiapan mereka juga sudah menyampaikan kepada kita namun demikian memang itu selalu kita tekan kan selalu kita waspada antisipasi terhadap penyebaran virus Corona.

Karena wabah ini memang sangat luar biasa menyebabkan segala-galanya lumpuh dari segi ekonomi pun kita lumpuh jangan sampai juga ganti pada saat dilakukan tatap muka itu para guru tidak berhati-hati seharus berhati-hati terhadap protokol covid-19 ini Guru harus diperhatikan agar pembelajaran berjalan dengan baik.

Untuk siswa dan orang tua siswa kami juga memberikan saran agar anaknya itu benar-benar diperhatikan, Dinas Pendidikan menyarankan kepada orang tua untuk selalu waspada, jangan sampai anaknya berkeliaran kesana kemari karena kita tahu bahwa saat ini pemerintah menyarankan kita untuk tetap di rumah.

Kalaupun kita mau keluar, ya harus ada hal yang penting baru bisa kita keluar, kalau tidak penting tetap di rumah saja, menjaga kesehatan kita masing-masing, pungkas Ridwan. AS, Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan.

 

 

Pewarta : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *