Tournament Bola di Cijaku – Lebak, Muspika : Tidak pernah mengeluarkan surat izin

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Event Tournament Sepak bola dalam perayaan HUT ke-75 RI yang berlangsung di Lapangan Kampung Ciranca, Desa Cijaku, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Labak-Banten kini mulai menuai pertanyaan. Pasalnya, Kompetisi sepak bola (semi tarkam) ini telah berjalan ditengah situasi pandami covid-19.

Padahal saat ini, Pemerintah Kabupapten Lebak Instansi dan Institusi sedang konsentrasi memikirkan cara pencegahan wabah virus Covid-19.

Ketua LSM Laskar Banten Reformasi (LBR) Sutisna menyayangkan jika Event tersebut terus dijalankan. Sebab, Kata Tisna Kasus positif covid-19 di Kabupaten Lebak sedang mengalami peningkatan jumlah kasus positif mencapai 40 orang. Di mana 25 diantaranya sembuh, 14 isolasi dan 1 orang meninggal.

Semenstinya, Lanjut Tisna, Panitia Tournament Sepak bola di Kecamatan Cijaku tidak memaksakan kehendak bagi segelintir orang tetapi harus melihat situasi sekarang.

“Kalau benar, ada izin dari Kemenpora jangan dijadikan tameng sama panitia, lihat situasi di Lebak sekarang,”Kata Sutisna Sabtu, (29/8/2020).

Apalagi, sambung sutisna, setelah melihat situasi dilapangan jumlah penonton cukup banyak mana mungkin pihak panitia mampu mengakomodir standar Protokol Kesehatan.

“Kita lihat penonton tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), tidak diatur Physical Distancing (menjaga Jarak) dan ketersediaan fasilitas sesuai Protokol kesehatan,” ujarnya

Apabila melihat paraturan panita dalam kegiatan tersebut. Di mana tertulis dalam pasal 13 Secara jelas, Pengurus dan/atau Penanggung jawab kegiatan olah raga yang tertuang pada Ayat (2) Pengurus dan atau penanggung jawab kegiatan wajib mematuhi Protokol Kesehatan yang diatur Point pada huruf (a) sampai dengan huruf (h). Apakah telah dijalankan ?

Mitrapol.com menggali keterangan informasi terkait izin kegiatan dari pihak Muspika Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak guna mengetahui alasan kegiatan tournament ditengah situasi pandemik covid-19 ini tetap berjalan.

Namun Danramil 0313 Malingping Kapten ARM. Jainul Arifin justru membantah keras pertanyaan Wartawan dan mengaku jika pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin atas kegiatan tournament tersebut

“Itu izin Kemenpora, kita tidak mengizinkan. Dia punya izin ngak, Dispora tanya aja. Yang jelas Muspika tidak mengeluarkan surat izin,” tegas Jainul Arifin melalui pesan Aplikasi WhatsApp mikinya

Kendati demikian, izin yang dikantongi panitia dari Kemenpora tidak serta merta dijadikan tameng, apalagi sangat mencolok mata Camat, Kapolsek, Koramil dan Gugus tugas covid-19. sewajarnya jika panitia harus menghormati uoaya jajaran muspika yang tengah fokus dalam pencegahan covid-19 di wilayah Kecamatan Cijaku.

Lebih parah lagi, Panitia dalam Kegiatan kompetisi ini terkesan telah menampar wajah Bupati Lebak disaat dirinya tengah menerapkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan baru pada kondisi Pandemi Covid-19.

Hingga berita diterbitkan, Ketua panitia Dede Nurjaman belum bisa dihubingi untuk dikonfirmasi mengenai kegiatan Tournamen Sepak Bola di Kecamatan Cijaku.

 

 

Pewarta : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *