Diserang hama, petani di Desa Bulagor menjerit

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Petani di Desa Bulagor Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Banten mengeluh karena tanaman padinya di serang hama sehingga hasil panennya tidak sesuai dengan harapan sangat merugi, Senin (31/8/2020)

Dengan adanya kejadian tersebut para petani mengalami kerugian lima puluh sampai tujuh puluh persen, bahkan sampai adayang total mengalami kerugian seratus persen, sama sekali padinya tidak bisa di panen.

Padahal petani menanam padi tidak mudah, harus kerja keras selama empat bulan, dari mulai awal samapai tumbuh besar itu tidak mudah, tenaga modal harus di pertaruhkan, biar tanaman padinya bagus subur supaya hasil panennya sempurna.

Namun dengan kenyataan kali ini, dasarmah lagi covid 19, lalu tanaman padinya diserang hama, cukup sudah penderitaan bagi petani, harus rela menelan kerugian besar, karena hasil panennya tidak sempurna apayang diharapkan, karena panennya kali ini sangat buruk dari sebelumnya.

Ketika awak media Mitrapol menemui salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya mengatakan,” kali ini panen padi di Desa Bulagor tidak sempurna apayang diharapkan para petani, panen kali ini adayang masih bisa ke ambil adayang sama sekali tidak, karena itulah adanya hama.

Ia menjelaskan,” dari awal nanam batang padi itu tidak kelihatan tanda – tanda adanya hama, tapi setelah berbunga mulai adanya tanda – tanda hama itu di batang padi,”jelasnya.

Awal ketaunnya ada hama tersebut, pohon padi keliatnnya merah, lebarnya sekitar satu meter, lalau semakin hari semakin melebar, sehingga terus dan terus melebar ke semuanya batang padi, sehingga batang padi membusuk lalu ambruk.

Harapan saya sebagai petani semoga hama di pesawahan masyarakat Desa Bulagor dan sekitarnya menghilang, tidak ada lagi kedepannya, sehingga para petani tidak merugi, karena nanam padi itu tidak mudah harus benar – benar kerja keras selama empat bulan, baik tenaga maupun modal harus di keluarkan,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Muklis

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *