Komunitas SWPB rayakan 10 Muharam bersama Yatim Piatu

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bogor – Momentum bulan Muharam menjadi momentum emas bagi umat Islam dalam meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, salah satunya dengan menyantuni anak yatim. Dalam momentum emas kali ini, Komunitas Suara Warga Pamijahan Bogor ( SWPB ) menyatuni 180 anak yatim piatu di kecamatan pamijahan kabupaten Bogor.

Acara memperingati 10 Muharram 1442 Hijriyah tersebut digelar di Lapangan PPK Desa Cimayang Minggu (30/8) siang. Acara santunan ini dihadiri oleh Ustad Jalaludin selaku ketua pekaksana. Irshan subhana selaku pembina komunitas swpb serta warga masyarakat sekecamatan Pamijahan.

Ustad Jalal selaku ketua pelaksana acara santunan mengatakan, Bulan Muharram adalah bulan tarbiyah, bulan sakral dan satu di antara empat bulan yang Allah SWT mewajibkan hamba-Nya untuk menghormatinya. Karenanya menyantuni anak yatim adalah perbuatan yang baik.

“Mudah-mudahan pemberian santunan ini bisa membahagiakan anak-anak yatim di Pamijahan Bogor. di momentum peringatan 10 Muharam. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, barang siapa memberikan santunan kepada anak yatim piatu di bulan Muharam ini, Insya Allah akan mendapatkan pahala berlimpah.” kata ketua pelaksana. Sabtu (29/8).

Ustad Jalal menambahkan, santunan yatim piatu tersebut dilaksanakan dalam rangka acara rutinan setiap setahun sekali yang di selenggarakan oleh komunitas swpb. Sebagai wujud kepedulian kepada yatim piatu.

“Kami berkeinginan agar kegiatan tersebut dapat dijadikan sebuah kebiasaan dalam hidup, sebab Fadhilah dan karomah di bulan Muharram sangat melimpah, salah satunya yang paling banyak barokahnya yakni memberikan santunan anak yatim,“ ujarnya

Irshan subhana selaku pembina Komunitas swpb menambahkan. Menurutnya bulan Muharram termasuk salah satu momentum mulia karena menjadi bulan pembuka tahun baru, sehingga menjadi hal yang wajar jika dalam kondisi ini disebut sebagai Hari Raya Umat Islam dan sebagian masyarakat Indonesia bahkan menganggap 10 Muharram (Asyura) adalah Hari Raya anak yatim.

Istilah Idul Yatama (Hari Raya anak yatim) sebenarnya hanyalah ungkapan kegembiraan bagi anak-anak yatim, sebab pada saat itu banyak orang yang memberikan perhatian dan santunan kepada mereka.

Momentum Idul Yatama, berdasarkan anjuran untuk menyantuni anak-anak yatim pada hari tersebut, dengan menjamu dan bersedekah bukan hanya kepada anak yatim, tapi juga keluarganya.

Kami mewakili segenap para pengurus dan para anggota komunitas swpb mengucapkan banyak banyam terima kasih kepada para donatur dan relawan sudah membantu mensukseskan acara santunan anak yatim piatu dengan tema Senyum Bersama Yatim ini Alhamdulillah berjalan Lancar dan sukses,” tutupnya.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *